KORAN NUSANTARA
indeks Jatim

Kadis PU Bina Marga Jatim Lecehkan Profesi Wartawan

Surabaya (KN) – Kadis Bina Marga Jatim lecehkan wartawan. Ngelencernya 67 pejabat jajaran pegawai PU Bina Marga itu ternyata menyedot perhatian sejumlah wartawan yang ingin mencari informasi kebenarannya. Tapi sayangnya, ada salah satu wartawan media online kabarbisnis.com bernama Dzurriyah Nisa mendapatkan sikap kurangajar dari Kadis PU Bina Marga Jatim Gentur Prihantono.
Sikap Gentur yang kurangajar karena melecehkan seorang wartawati media online, mendapat reaksi keras dari Forum Wartawan Surabaya Menggugat (FWSM), dengan menggelar unjukrasa di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (27/10, kemarin. Pelecehan lewat kata-kata itu diungkapkan Gentur ketika dikonfirmasi terkait pelesirnya 67 pegawai PU Bina Marga Jatim ke Singapura.
Kekurangajaran Gentur itu disaat Wartawati yang biasa disapa Nisa mengkorfirmasi dirinya malah dianggap meminta uang dan menyebarkan berita fitnah oleh Gentur. “Wartawan Surabaya meminta Gubernur Jatim Soekarwo untuk menindak tegas perilaku Gentur yang tak beretika itu. Harus ada sanksi yang bisa membuat pelajaran Gentur,” ujar Trisna, reporter Radio Pas FM saat orasi di depan Grahadi.
“Turunkan Gentur, turunkan Gentur, turunkan Gentur sekarang juga, teriak puluhan wartawan lain saling bersahutan. Dalam aksinya, wartawan meletakkan kartu pers sebagai tanda matinya nurani pejabat Pemprov Jatim yang melecehkan profesi wartawan.
Gubernur Jatim Soekarwo menyesalkan kepada sikap jajaran pegawai Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Prov Jatim yang berpegian ke luar negeri, yakni ke Singapura selama dua hari. “Terus terang saya akan tegur.  Sebab, ini bukan masalah hak pribadi tapi pada permasalahan kepekaan terhadap situasi,” ujar Gubernur.
Menurut Soekarwo, jajaran Dinas PU Bina Marga Jatim itu tidak memiliki kepekaan sosial. Sudah mengetahui situasi banyak jalan berlubang, masih saja bepergian ke Singapura. Ini bukan boleh tidak boleh. Yang saya tegur bukan aturannya, tapi kepekaannya,” tegas Pakde Karwo sapaan akrabnya kepada wartawan usai paripurna di DPRD Jatim, Kamis (27/1).
Gubernur menyayangkan kepergian 67 pejabat dan pegawai Dinas PU Bina Marga Jatim ke Singapura sejak Jumat (21/1), hari ini hingga Minggu (23/1), itu. “Saya akan panggil Kepala Dinas PU Bina Marga Jatim Gentur Prihantono untuk dimintai keterangan terkait kepergian anak buahnya itu,” tegasnya.
Pakde Karwo menambahkan, soal kepergian pegawai PU Bina Marga Jatim tidak ada kaitannya dengan peraturan perundang-undangan mengenai kepegawaian. “Sekali lagi, ini hanya masalah kepekaan sosial dan norma,” katanya.(red).

Related posts

Tak Ingin Warga Tergenang Saat Hujan, Pemkot Surabaya Rutin Lakukan Normalisasi Sungai Kalimas

kornus

Fraksi PKS Tuding Ada Skenario Masif Jegal Pengesahan Raperda Mihol

kornus

19 Kendaraan Luar Daerah Diberhentikan Aparat Gabungan di Pos Penyekat Tambak Osowilangon

kornus