KORAN NUSANTARA
indeks Jatim

Gubernur Soekarwo: Pemprov jatim Akan Bekerjasama Dengan Pihak Kepolisian Untuk Menjaga Konggres PSSI

pakde(29-03-10)Surabaya (KN)- Gubernur Jatim Soekarwo, akan memberikan izin untuk menggelar kongres PSSI yang rencanannya digelar pada 29 April 2011 di Surabaya. Namun ia berharap peserta kongres bisa menjaga ketentraman dan keamanan Jawa Timur. Ini disampaikan Gubernur usai rapat dengan Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim Irjen Pol Untung S Radjab di Gedung Negara Grahadi, Senin (4/4).
Sebelum acara tersebut digelar, Gubernur Soekarwo yang biasa disapa Pakde Karwo itu akan mengumpulkan seluruh Kepala Daerah guna membahas persiapan dan menyukseskan konggres PSSI. Hal ini dilakukan agar kasus kekacauan yang terjadi di Riau tidak terulang di Jatim.
Pertemuan itu nantinya akan membahas proses pengamanan dan pengerahan massa suporter dari daerah yang memiliki klub sepak bola. Sehingga selain dihadiri oleh pemilik hak suara, acara tersebut pasti akan dihadiri oleh ribuan supoter dari seluruh Indonesia.
Oleh karena itu, Pemprov Jatim akan bekerjasama dengan pihak Kepolisian untuk menjaga jalannya kongres guna mencegah kegaduhan sebagaimana yang terjadi di Pekanbaru, Riau, pekan lalu. “Kami akan bekerjasama dengan Kapolda Jatim dan kalau ada yang membuat kerusuhan, langsung ditangkap polisi,” tegasnya.
Pakde Karwo mengaku bangga dengan ditunjuknya Surabaya sebagai tuam rumah kongres PSSI, sebab Jatim sangat terbuka bagi pihak yang ingin menggelar acara nasional di ujung timur Pulau Jawa. Hanya saja ia tidak mau kalau kongres tersebut dirusuhi oleh pihak lain yang tidak bertanggung jawab, terkait konflik di tubuh PSSI.
“Bagi kami, itu suatu kehormatan karena Jatim dianggap aman dan nyaman bagi siapa saja, tapi kalau macam-macam dan membuat keributan langsung kami laporkan ke polisi. Kami tak ingin keamanan di Jatim yang kondusif ini dirusuhi,” tegas Gubernur Soekarwo.
Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Gatot Nurmantyo memberikan jaminan kalau Kongres Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia 29-30 April akan berjalan aman. Ia juga menjamin tidak ada satupun anggotanya yang akan melakukan intervensi karena semua pasukan pada saat itu akan stand bye di markas.
Sebelumnya para pengurus Sepak Bola di Jatim merasa khawatir kalau kasus Kongres PSSI di Riau pada Bulan Maret terulang, saat itu kongres di batalkan karena ada dugaan oknum anggota TNI melakukan intervensi dan membubarkan kongres.
“Selama kongres anggota prajurit TNI AD ada di Markas, tak ada satupun anggota yang hadir disana dan saya yakin kongres akan berjalan dengan tertib, karena kondisi Jatim yang kondusif,” tegas Gatot Nurmantyo kepada wartawan.
Meski demikian ia menyatakan akan terus memantau pelaksanaan kongres dan membantu pengamanan jika sewaktu-waktu tenaga TNI AD di butuhkan. “Dalam situasi itu kami (TNI AD) sifatnya hanya membantu, sebab pihak kepolisian yang berwenang. Intinya kami siap on call jika dibutuhkan,” katanya.
Ia memberikan jaminan pasukannya siap dipanggil sewaktu-waktu jika dibutuhkan, bahkan jika pihak kepolisian membutuhkan tambahan tenaga pengamanan, pasukannya sudah stand bye di markas. “Disurabaya jarak antar markas TNI AD cukup dekat, sehingga sangat mudah koordinasinya, jika nanti tenaga kami dibutuhkan kami akan sudah ada di tempat dalam waktu tidak lebih dari 10 menit,” tegasnya.(anto)

Related posts

Komisi A DPRD Jatim Gelar Rapat Bersama KPU Terkait Anggaran Pilgub 2024

kornus

Kunjungi DPRD Surabaya, Legislatif dan Jurnalis Yogyakarta Puji Penataan Kota

kornus

BMKG: Waspadai Gelombang Setinggi 6 Meter di Selatan Jawa

redaksi