KORAN NUSANTARA
indeks Nasional

Drama Sidang Korupsi e-KTP Setya Novanto, Istri Menangis hingga Aksi Diam

Setya Novanto saat menjalani sidang.

 

Jakarta, (MediaKoranNusantara.com) – Setya Novanto akhirnya mendatangi sidang perdana kasus dugaan korupsi e-KTP di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jl Bungur Besar Raya, Jakpus, Rabu (13/12/2017). Sidang ini diwarnai dengan beragam aksi drama.

Setya Novanto tiba di Pengadilan Tipikor Jakarta sekira pukul 09.40 WIB. Dia datang dengan pengawalan polisi dan petugas KPK. Dia tiba memakai kemeja putih dan rompi tahanan KPK berwarna oranye. Wajah Setya Novanto tampak pucat dan rambut cepaknya tampak acak-acakan.

Di sisi lain, istri Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor juga hadir. Dia duduk di kursi barisan kedua dikelilingi kerabatnya serta Plt Ketum Golkar Idrus Marham.

Deistri tampak mengenakan baju warna hitam dengan kerudung krem. Deistri yang duduk di barisan kedua dari depan itu tampak menangis dan mengusap air matanya.

Selama menjalani persidangan, Setya Novanto mengambil langkah dengan aksi diam. Pertanyaan hakim hanya dijawab dengan lenguhan lirih dan keluhan.

Kuasa hukum Setya Novanto, Maqdir Ismail menyatakan, kondisi kesehatan Setya Novanto menjelang sidang perdana menurun. Novanto mengalami sakit batuk.

“Kemarin sih beliau agak batuk aja, saya belum tahu perkembangan berikutnya,” kata Maqdir.

Soal persiapan jelang sidang perdana, Maqdir mengaku tidak ada persiapan khusus. Dia akan menyimak dakwaan dari KPK.

“Kami hari ini hanya akan duduk manis mendengarkan dakwan dibacakan,” katanya.

Yang pasti, dia siap untuk membela kliennya. Pembelaan itu sudah dia siapkan dalam eksepsi.

“Kalau acaranya hari ini kita hanya dengarkan surat dakwaan, tapi Kami sudah baca semua dakwaan perkara yang berhubungan dengan perkara ini. Kami menemukan banyak hal yang nanti akan kami sampaikan di dalam eksepsi mengenai ini,” urainya.(dtc/ziz)

Related posts

Panglima TNI Pimpin Delegasi Indonesia di Forum ACDFIM Filipina

kornus

Pemkot Didesak Segera Cairkan Beasiswa Pemuda Tangguh

kornus

Kemendag Dorong Pedagang Pasar Terapkan E-retribusi