KORAN NUSANTARA
indeks Surabaya

DPRD Surabaya Minta Pemkot Melarang Ciputra World Beroperasi

komisi CSimon-PDSSurabaya (KN) – Awas banjir dikawasan Jl Mayjen Sungkono bakal semakin parah. Pasalnya, saluran yang tembus dari kawasan Ciputra World menuju saluran kawasan Gunungsari, belum dibangun oleh pengembang tersebut. Hal ini tentu saja bisa membuat banjir di kawasan Mayjen Sungkono tambah parah.

Mengetahui kondisi itu, DPRD Surabaya dengan tegas meminta agar Pemkot melarang Ciputra World beroperasi sebelum semuanya selesai, termasuk membangun saluran. tentu Tak hanya masalah membangun saluran tembus saja, tetapi analisa mengenai dampak lalu lintas (Amdalalin) salah satu syarat mutlak beroperasinya kompleh Mall, hotel dan apartemen itu  juga belum dipenuhi oleh Ciputra World. Komisi C, yang membidangi masalah pembangunan, menyesalkan jika Pemkot mengabulkan tempat itu beroperasi.

Menurut Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Simon Lekatompessy, jangan meremehkan keberadaan saluran tembus. Dengan adanya bangunan yang lahan dasarnya lebih tinggi dari kawasan Mayjen Sungkono, tentu akan menyebabkan kawasan itu semakin tergenang.

Padahal saluran tembus itu bisa untuk membuang genangan air hujan ke saluran Gunungsari. Saluran tembus dan Amdalalin itu merupakan persyaratan yang wajib dipenuhi pengembang, jadi tak bisa ditawar lagi. Semua harus terpenuhi.

Sementara terkait Amdalalin, itu akan mengatur tempat keluar masuk ke Ciputra World. Kalau belum selesai, tentu akan sulit mengatur rekayasa lalu lintasnya. Pasalnya, tempat itu akan banyak dikunjungi orang yang berkendaraan roda empat, karena didalamnya ada hotel, apartemen, perkantoran dan pusat perbelanjaan. (Jack)

Foto : Simon Lekatumpessy Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya

Related posts

Demi Mewariskan Semangat Generasi Muda, Pemkot Surabaya Menggelar Sekolah Kebangsaan

kornus

Desa yang Dilanda Banjir Bandang Berangsur Normal, Objek Wisata di Kota Batu Tak Terdampak

kornus

Gubernur Jatim Sidak Lokasi Kesiapan Muktamar NU di Jombang

kornus