KORAN NUSANTARA
Hankam Nasional

BNPT Kolaborasi Gelar Pelatihan Aparat Penegak Hukum

Jakarta (mediakorannusantara.com) – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) berkolaborasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar pelatihan aparat penegak hukum di Semarang, Jawa Tengah.

Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Kesiapsiagaan dan Pengendalian Krisis BNPT, Edy Cahyanto, menjelaskan pelatihan ini merupakan perwujudan metode pendekatan keras (hard approach) dalam mengimplementasikan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 7 tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN-PE) tahun 2020 – 2024.

“Memperhatikan kondisi saat ini dan tantangan kedepan, maka salah satu upaya BNPT dengan melaksanakan pelatihan ini, terbukti di masa pandemi, sel-sel kelompok terorisme terus aktif, seperti penangkapan kelompok teroris Jamaah Islamiyyah di Lampung kemarin,” ujar Kasubdit Kesiapsiagaan dan Pengendalian Krisis BNPT dalam keterangannya di laman resmi bnpt.go.id pada Jumat (12/11/2021).

Pelatihan yang digelar pada 9 – 11 November 2021 ini diikuti 53 orang peserta dari TNI, Polri, di Patra Semarang Hotel & Convention.

Lebih lanjut Kasubdit Kesiapsiagaan dan Pengendalian Krisis BNPT menjelaskan, implementasi RAN-PE terus digalakan oleh (BNPT) agar masyarakat Indonesia dapat hidup aman, damai, dan jauh dari ancaman Ekstrimisme, Radikalisme, dan Terorisme.

Dalam hal ini, hard approach dinilai merupakan metode penting karena ancaman terorisme bisa terjadi dimana pun dan kapan pun, termasuk pada saat pandemi COVID-19.

“Pada 2020, Semarang masuk menjadi wilayah yang memiliki tingkat kerawanan terorisme yang cukup tinggi. Contohnya saat terungkapnya pusat pelatihan jaringat terorisme Jamaah Islamiyah di Kawasan Bandungan. belum lama ini Densus 88 Antiteror juga menangkap kelompok terorisme Jamaah Islamiyah di Lampung,” tutur dia.

Pelatihan ini diharapkan bisa meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan aparat penegakan hukum di bidang penindakan terhadap pelaku tindak pidana terorisme di Semarang, Jawa Tengah.

Selain itu, pelatihan ini dinilai akan meningkatkan kemampian dan pengetahuan individual para aparat penengak hukum dalam neingkatkan kemampuan institusi masing-masing.

“Pelatihan dan kemampuan yang diberikan yakni Perkembangan Ancaman Tindak Pidana Terorisme di Wilayah Jawa Tengah, Strategi Manajemen Penanggulangan Tindak Pidana Terorisme Nasional, Peran TNI dalam Penindakan Tindak Pidana Terorisme, dan Prosedur Penindakan Tersangka Tindak Pidana Terorisme.” Kata dia.(ip/sup)

Related posts

Tim SAR Bakamla Temukan Bagian Pesawat Lion Air JT 610

kornus

Mahfud MD sebut Tiga Konflik Maluku dan Papua bukan Sara

Sri Untari : Rakernas Dekopin 2021 Dorong Digitalisasi Koperasi di Masa Pandemi

kornus