KORAN NUSANTARA
indeks Jatim

Aparatur Pemerintah harus Mempunyai Karakter dan Kedisiplinan

Logo-JatimSurabaya (KN) – Aparatur pemerintah harus mempunyai karakter yang kuat terutama kedisiplinan untuk memberi pelayanan kepada masyarakat. Jika kedisiplinan kurang baik jangan harap citra pemerintah kedepan akan lebih baik. Hal ini diungkapkan kepala Bidang Diklat Kepemimpinan Badan Pendidikan dan Pelatihan (Bandiklat) Provinsi Jatim, Drs Asriansyah MSi saat Pembukaan Diklat Prajabatan Golongan II Angkatan 602-603 Pemprov Jatim tahun 2011 di Bandiklat Jatim, Rabu (13/7).
Asriansyah mengatakan, untuk memenuhi tuntutan tersebut aparatur pemerintah harus memiliki wawasan yang luas dengan cara membaca dan menggali informasi yang bermutu. “Tidak itu saja, agar memiliki daya saing, kita tidak cukup menguasai satu kemampuan atau keterampilan saja, tapi harus menguasai lebih dari satu keterampilan,” ujarnya.
Seorang PNS harus bisa mengimbangi tuntutan global yang penuh persaingan. Oleh karena itu, dalam mengemban tugas ada tuntutan yang tak bisa dihindari di antaranya, seorang PNS harus menguasai bidang tugas masing-masing agar dapat bekerja secara profesional. Yakni mengutamakan sikap perilaku dalam bekerja, sikap perilaku merupakan kunci sukses dalam berorganisasi, melalui sikap prilaku yang positif dapat menumbuhkan lingkungan kerja yang sehat dan nyaman, sehingga kerjasama dapat terjalin.
Terkait untuk meningkatkan pelayanan masyarakat, bagi yang bertugas di bidang pelayan umum dan berhadapan langsung dengan masyarakat, harus menunjukkan sikap perilaku yang terbuka, jujur, ramah dan simpatik. Ini merupakan modal bekerja yang profesional.
Ia menjelaskan, tujuan diklat tersebut di antaranya, untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan, dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai kebutuhan instansinya. Sejak era reformasi paradigma baru pemerintahan, maka organisasi pemerintahan termasuk sumber daya aparatur yang berperan di dalamnya dituntut bekerja efisien, efektif, profesional dan memberikan pelayanan yang berkualitas
Diklat LPJ dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan kepada calon PNS untuk pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian, dan etika PNS. Selain pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan pemerintahan negara, bidang tugas dan budaya organisasinya agar mampu melaksanakan tugas dan perannya sebagai pelayan masyarakat.
“Saya berharap peserta diklat dapat dan mampu menyerap seoptimal mungkin materi pelajaran yang disampaikan para pengajar. Selain itu peserta juga dapat memanfaatkan wahana untuk mengembangkan kompetensi sikap dan perilaku serta wawasan sebagai PNS,” ujarnya.
Ditambahkannya, CPNS, pertama wajib mengikuti Diklat Latihan Prajabatan (LPJ), selanjutnya setelah menjadi PNS akan ada tiga diklat lain yang bisa ditempuh untuk menunjang pelaksanaan tugas sesuai bidang atau profesinya masing-masing, yakni diklat kepemimpinan, teknis dan fungsional. (yok)

Related posts

Masyarakat Yang Ingin Membagikan Zakat Dihimbau Harus Izin Kepolisian

kornus

Merasa Duperlakukan Sewenang-Wenang Oleh Pihak Sekolah, Para GTT Mengadu Ke DPRD Surabaya

kornus

Disela Kunjungan Dampak Erupsi Semeru, Gubernur Khofifah Dorong Penyandang Disabilitas Manfaatkan Ekonomi Digital

kornus