KORAN NUSANTARA
hukum kriminal indeks Nasional

Anggota DPR Laporkan Proyek Renovasi Ruang Banggar Rp20 M Ke KPK

Jakarta (KN) – Sejumlah anggota DPR meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi menelusuri penggunaan anggaran yang digunakan untuk merenovasi total ruang rapat Badan Anggaran (Banggar) yang menelan anggaran hingga Rp20 miliar.Tidak hanya itu, renovasi toilet Rp2 miliar, peremajaan parkir kendaraan bermotor serta renovasi ruang wartawan juga akan ditelusuri. Mereka yang melaporkan adalah Bambang Soesatyo (Golkar), Sarifuddin Sudding (Hanura), Fahri Hamzah (PKS), Lili Wahid (PKB), dan Akbar Faisal (Hanura). Kelimanya mendatangi kantor KPK, Kamis (12/1/2012), pukul 09.40 WIB.

“Kami melaporkan secara resmi ke KPK renovasi ruang Banggar Rp20 miliar, toilet, parkir dan sebagainya,” ujar anggota komisi III DPR, Sarifuddin Sudding dalam jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Kamis (12/1/2012).

Sementara Bambang Soesatyo menjelaskan, para anggota dewan ini meminta agar KPK turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap proyek renovasi tersebut. “Kita minta KPK turun lakukan pemeriksaan,” tutur Bambang dalam pesan singkatknya kepada wartawan, Kamis (12/1/2012).

Seperti diketahui, Sekretariat Jendral (Setjen) DPR melakukan sejumlah renovasi di lingkungan DPR yang menelan anggaran hingga puluhan miliar

Ketua Setjen DPR Nining Indra Saleh menegaskan, bahwa pembangunan ruang rapat Banggar dilakukanya atas izin dari BURT. Selama ini, Ketua BURT yang juga Ketua DPR Marzuki Alie selalu mengatakan bahwa pembangunan tersebut merupakan kebijakan Setjen DPR dan dirinya tak tahu menahu. (udi-red)

Related posts

DPR Gelar Fit and Proper Test 10 Capim KPK

redaksi

Pekerja Film Apresiasi Respon Presiden selamatkan industri perfilman Indonesia

Emil Dardak : Infrastruktur Jadi Daya Dukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi

kornus