KORAN NUSANTARA
indeks Surabaya

Anggaran Kunker Dewan Ke Luar Negeri 2011 Rp 38 Miliar

Surabaya (KN) – Anggota DPRD Surabaya kunjungan kerja ke luar negeri. Saat ini sudah ada empat orang anggota DPRD Surabaya yang tengah berada di kota Utrecht, Belanda untuk melakukan kunker. Perjalanan dinas itu dijadwalkan sejak Minggu (6/11/2011) sampai Minggu (13/11/2011).Empat orang yang melakukan kunker itu adalah Agus Sudarsono (Fraksi Partai Golkar), Reni Astuti (Fraksi Partai Keadilan Sejahtera), Ninuk Irmawati Siwi Pertami (Fraksi Partai Demokrat) dan Luthfiyah (Fraksi Apkindo, Partai Gerindra). Semula, Wakil Ketua DPRD Wisnu Sakti Buana dijadwalkan ikut kunjungan kerja tersebut, namun kemudian dibatalkan.

Selain anggota dewan, dalam rombongan ke luar negeri itu juga ada Kepala Bidang Pajak Dinas Pengelolaan Pendapatan dan Keuangan (DPPK) Surabaya Djoestamadji dan Kepala Sub Bagian Kerjasama Luar Negeri Bagian Kerjasama Surabaya Ifron Hady Susanto.

“ Kunker itu sebagai awal dari kerjasama antar kota. Rombongan juga akan studi banding soal penanganan banjir dan transportasi publik. “ ujar Kepala Bagian Kerjasama Surabaya Antik Sugiharti kepada wartawan terkait acara kunker tersebut, Rabu, (09/11/2011).

Sementara itu, saat banyak anggota dewan ramai-ramai melakukan kunker, Ketua Komisi B DPRD Surabaya Mochammad Machmud justru sebaliknya. Ia mengaku tidak mengambil jatah kunjungan kerja ke luar negeri walau seluruh anggota dewan dijatah. Alasannya, dia sudah berjanji kepada konstituennya saat kampanye lalu. “Tahun depan, jatah kunjungan kerja ke luar negeri ditambah jadi dua untuk tiap anggota,” terang Machmud.

Yang mengejutkan, pada tahun 2010 lalu anggaran kunjungan kerja ke luar negeri untuk DPRD Surabaya sebesar Rp 26 miliar, dan pada tahun 2011 ini anggaranya beryambah menjadi Rp38 miliar.  (red)

Foto : Gedung DPRD Surabaya

Related posts

Meningkatnya Ancaman Penyebaran HIV/AIDS, KPA Berharap Pemda Lebih Meningkatkan Kinerjanya

kornus

Prajurit dan PNS Koarmada II di Vaksin

Peringatan Maulid Nabi Muhammad Komitmen Loyalitas Prajurit Kodam Brawijaya

kornus