Surabaya (KN) – Ratusan umat Islam yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Islam Surabaya (Gamis) berbondong-bondong mendatangi bekas kantor Konsulat Jendral Amerika Serikat (AS) di Jalan Dr. Soetomo Surabaya, Jum’at (21/9/2012). Mereka juga menyegel beberapa produk kapitalisme AS.Hal itu dilakukan sebagai kecaman keras atas tindakan seorang warga AS yang telah dinggap melecehkan Nabi Muhammad SAW dengan membuat dan menyebarkan film ‘Innocence of Muslim’.
Berdasarkan pantauan dilapangan, Jum’at (21/9), massa berkumpul pukul 12.45 di depan bekas kantor Konjen AS, kemudian berbondong-bondong meluruk dan menyegel McDonald yang berada di Jl raya Darmo, Surabaya, dengan menempelkan sebuah kertas segel bertuliskan ‘umat islam yang menyegel’.
Tak hanya McD saja yang menjadi sasaran segel, produk-produk AS lain seperti Pizza Hut dan KFC pun ikut disegel. Beruntung, sebelum ada massa datang ketiga tempat tersebut telah ditutup dan dijaga ketat oleh pihak Kepolisian gabungan Polda Jatim, Polrestabes Surabaya beserta jajarannya.
Aksi ini merupakan aksi damai dengan menyuarakan ketidakpuasaan umat Islam yang berujung ingin menuntut pembuat film tersebut dihukum dengan seberat-beratnya dan bukan merupakan aksi anarkis.
Massa lantas melakukan longmarch menuju Taman Bungkul, kemudian menuju bekas kantor Kebudayaan Perancis (IFI Surabaya) di Jl Darmokali, Surabaya. (red/irw)
Foto : Massa Gamis lakukan aksi demo Protes Film “The Innoncen Of Muslims”
