Jakarta, mediakorannusantara.com -Menteri ESDM yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, membantah adanya isu ketidakharmonisan dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Isu tersebut mencuat setelah beredar video yang memperlihatkan Gibran tidak menyalami Bahlil saat tiba di lokasi Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer pada Minggu (10/8).
Bahlil menjelaskan bahwa video yang beredar tidak menggambarkan kejadian sebenarnya. “Salah ambil gambar itu, orang saya satu kereta sama Mas Gibran,” ujar Bahlil kepada media di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.
Ia menegaskan bahwa dirinya datang dan pulang menggunakan kereta cepat Whoosh yang sama dengan Gibran. Bahkan, Bahlil menyebutkan bahwa ia duduk berdampingan dengan Gibran selama perjalanan.
“Saya datang satu kereta ‘Whoosh’ dengan Mas Wapres, pulangnya juga satu kereta duduk bersebelahan malahan. Kok ada aja berita enggak berkualitas gitu lho,” kata Bahlil.
Tidak Ada Pembahasan soal Dinamika Golkar
Selain itu, Bahlil juga membantah adanya pembahasan terkait dinamika internal Partai Golkar dengan Presiden Prabowo Subianto. “Enggak ada (pembahasan). Memang ada apa?” jawab Bahlil singkat.
Sebagai informasi, Presiden Prabowo memimpin langsung upacara tersebut di Pusdiklatpassus Kopassus TNI Angkatan Darat, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Dalam acara itu, Presiden Prabowo didampingi oleh beberapa pejabat tinggi, termasuk Wakil Presiden Gibran.
Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga melantik sejumlah pejabat baru di lingkungan Kementerian Pertahanan. Setelahnya, Presiden, Wakil Presiden, dan jajaran Kabinet Merah Putih menyaksikan demonstrasi unjuk kemampuan dan defile pasukan gabungan TNI. ( wa/ar)
