Surabaya (KN) – Nasib naas dialami Suntiani Baderi, jamaah haji kloter 4 embarkasi Surabaya. Jamaah haji berusia 51 tahun ini terjatuh saat turun dari pesawat di Bandara Juanda, dan akhirnya meninggal dunia saat dalam perjalanan ke rumah sakit.“Jamaah tersebut terjatuh saat menuruni tangga dan langsung tidak sadarkan diri. Kondisinya dinyatakan kritis oleh tim kesehatan yang stand by dan langsung dilarikan ke RS Haji,” jelas Humas PPIH Surabaya Fatkhul Arief saat dihubungi wartawan, Jumat (2/11).
Padahal, kata dia, saat akan turun pesawat justru seorang jamaah H Abdurrahman yang kondisinya mengkhawatirkan dan harus diangkut menggunakan ambulan. “Tapi takdir berkata lain, Suntiani meninggal dunia setelah tiba di RS Haji. Sedangkan Abdurrahman sampai saat ini masih menjalani perawatan di RS Haji dan kondisinya membaik,” imbuhnya.
Fatkhul Arief menambahkan, Suntiani berangkat bersama kakaknya. Tapi sang kakak tidak mengetahui jika adiknya meninggal dunia setelah terjatuh saat akan turun dari pesawat. “Jenazah langsung dibawa pihak keluarga ke Nganjuk menggunakan ambulan bersama rombongan jamaah lain dengan menggunakan bus,” terangnya.
Dengan meninggalnya, Suntiani Baderi (51), jamaah haji asal Nganjuk kloter 4, maka total jamaah haji asal Jawa Timur yang meninggal saat ini mencapai 40 orang. Sebelumnya diberitakan 39 orang jamaah haji Jatim meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. (ms)
Foto : Ilustrasi kedatangan jamaah haji di Bandara Juanda
