KORAN NUSANTARA
Headline indeks Surabaya

Gus Ipul : Wayang Kulit Warisan Budaya Bangsa Tidak akan Pernah Punah

Wakil- Gubernur- Jawa Timur -Saifullah YusufSurabaya (KN) – Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf tidak bisa menyembunyikan rasa bangga dan bahagianya saat nonton wayang kulit dalam rangka Tasyakuran Dua Tahun Terpilihnya anggota DPRD Kota Surabaya Periode 2014 – 2019, di Halaman Gedung DPRD Kota Surabaya Jl Yos Soedasrso Surabaya, Sabtu (27/8/2016) malam.Perasaan tersebut terungkap karena melihat kenyataan bahwa penonton wayang kulit pada saat itu bukan hanya generasi sepuh, tetapi juga dipenuhi para pemuda yang merupakan generasi penerus bangsa dan pelestari seni budaya bangsa.

“Pada malam hari ini saya sangat bangga dan bahagia, karena bukan hanya generasi sepuh, tetapi juga dipenuhi para generasi muda dari berbagai macam kalangan berkumpul menjadi satu untuk nonton wayang kulit ,” ungkapnya.

Melihat kenyataan itu, Wagub yang biasa dispa Gus Ipul ini sangat optimis, bahwa wayang kulit yang merupakan seni budaya tradisional warisan para leluhur tidak akan pernah punah.
Lebih lanjut dipaparkan bahwa wayang kulit merupakan salah satu seni budaya pemersatu bangsa dan merupakan tontonan tradisional milik Bangsa Indonesia. Tidak hanya sebagai tontonan, tetapi setiap lakon yang digelar selalu mengandung tuntunan hidup.

Sebagai pemersatu bangsa, karena yang melihat dari berbagai kalangan. Mulai dari masyarakat umum, pejabat, pelaku usaha, tokoh masyarakat, aparat kamanan, tua dan muda bersatu, duduk bersama, tidak ada perbedaan.

“Cerita pewayangan bukan hanya cerita dari sepak terja para penguasa dalam memimpin negara, tetapi juga cerita dari kejujuran yang berasal dari suara rakyat jelata,” jelasnya.
Pada kesempatan itu Gus Ipul tidak lupa berpesan kepada generasi muda agar dalam berkendara di jalan raya selalu berhati-hati, menaati peraturan lalu lintas yang ada. Karena menurutnya sesuai data yang ada, setiap hari tidak kurang dari 10 orang meninggal dunia yang disebabkan kecelakaan lalu lintas. Dan kebanyakan disebabkan oleh kendaraan bermotor roda dua.
“Berhati-hatilah di jalan raya, taatilah peraturan lalu lintas yang ada. Karena kecelakaan tidak hanya merugikan pengendara yang tidak disiplin, tetapi juga mencelakakan dan merugikan orang lain,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Surabaya Wisnu Sakti Buana, ST pada kesempatan itu mengharapkan jajaran DPRD Kota Surabaya sebagai Badan Legilatif dapat mengemban amanah yang diberikan rakyat, dan dapat bekerjasama dengan Badan Eksekutif untuk menjadikan Kota Surabaya bertambah maju dan sejahtera.

Wayang kulit yang digelar dalam rangka Tasyakuran Dua Tahun Terpilihnya DPRD Kota Surabaya Periode 2014 – 2019 mengetengahkan cerita “Ma’rifat Adam Awal, Ma’rifat Adam Akhir” yang dibawakan oleh Ki Dalang Enthus Susmono dari Tegal Jawa Tengah.

Ki Dalang Enthus menceriterakan, seorang pejabat atau pemimpin dari awal sampai akhir jabatan harus memegang teguh dan menjalankan amanah dari rakyat yang memilihnya, karena akan dimintai pertanggungjawabannya saat menghadap ke Ilahi Robbi. Mereka tidak boleh menyakiti rakyatnya, baik menyakiti secara fisik maupun psikis. (anto)

Related posts

Wagub Emil Dampingi Mendag Agus Suparmanto Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Wonokromo

kornus

PPP Jatim Tegaskan Satu Suara di Bawah Kepemimpinan Plt Ketum Mardiono

kornus

Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak Mendukung Vaksinasi yang Dilakukan PT HM Sampoerna dan Yellow Clinic

kornus