Surabaya (KN) – Tim Mesi bentukan Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan sebanyak 18 tersangka judi bola. Mereka yang diamankan petugas adalah pelaku judi bola yang menjadikan pertandingan turnamen Piala Dunia 2014 sebagai taruhannya.“18 tersangka judi bola ini kami amankan dari 15 kasus. Yang melakukan penangkapan adalah tim mesi (Manajemen Aantisipasi judi) yang senagaja kami buat selama gelaran piala dunia,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sumaryono kepada wartawan, Minggu (13/7/2014).
Soemaryono mengungkapkan, omzet yang dihasilkan para pelaku judi bola itu terbilang cukup besar, yakni mencapai Rp 350 juta dalam sekali taruhan. “Jika ditotal, omzet para pelaku judi ini selama perhelatan piala dunia bisa mencapai Rp 7,5 milar,” jelasnya.
Modus yang digunakan para pelaku adalah memanfaatkan situs judi bola luar negeri. Mereka sudah terdaftar sebagai member. Selanjutnya mereka bertindak sebagai bandar dengan menampung taruhan-taruhan dari para petaruh.
Jika menang, para bandar ini akan mendapatkan komisi 2,5 persen dari nilai taruhan. Sementara para petaruh akan mendapatkan minimal 100 persen nilai taruhannya. Uang hasil kemenangan biasa ditarnsfer. “Para bandar ini saling kenal dan berkaitan satu sama lain. Mereka sangat tertutup,” ujar Sumaryono.
Dari para tersangka judi bola tersebut, polisi juga menyita baranag bukti berupa uang Rp 8,7 juta, 18 buah HP, 13 lembar kertas rekapan, 4 kartu ATM, 4 buku rekening, 1 unit laptop, dan 1 kalkulator. (wan)
