KORAN NUSANTARA
Headline indeks Jatim

Gubernur Tak Ingin Kasus Bentrokan di Jember Semakin Meluas

Gubernur Jatim- SopekarwoMalang (KN) – Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan, banyak problem sosial menjadi latar belakang pecahnya bentrokan massa yang terjadi di Puger, Jember. Bentrokan itu, bukan murni lantaran perbedaan ideologi kedua kelompok yang bertikai.Karena itu, Gubernur Soekarwo tidak ingin kasus bentrok yang terjadi di Puger, Jember itu semakin meluas. “Ruang demokrasi harus dibuka lebar dengan dialog, bukan menonjolkan securitasnya,” kata Soekarwo kepada wartawan usai melantik walikota dan wakil walikota Malang di DPRD Kota Malang, Jumat (13/9/2013).

Menurut Gubernur, banyak problem sosial menjadi latar belakang pecahnya bentrokan massa. Dan bentrokan itu, bukan murni lantaran perbedaan ideologi kedua kelompok yang bertikai.

“Jadi masalahnya kompleks. Dari salah persepsi atau pandangan hingga komunikasi baik yang tak berjalan dengan baik. Awal masalah itu muncul pada Januari lalu,” ungkap Soekarwo.

Pihaknya mengaku, proses dialog sudah berjalan yang dimotori oleh kepala daerah setempat. Harapannya, situasi kini berjalan kondusif bisa memberikan ruang menyelesaikan sengketa. “Dialog sudah berjalan. Karena itu kunci penyelesaian. Bukan menekankan pengamanan,” akunya.

Dia menyakini permasalahan menjadi akar konflik bisa segera terselesaikan. Hinggga tak perlu dilakukan relokasi. “Dialog itu sudah cukup, buat apa relokasi,” tegas Soekarwo.
Sebelumnya, bentrok antar kelompok massa terjadi di Desa Puger Kulon Kecamatan Puger, Jember, Rabu (11/9). Saat ini, 10 orang diperiksa terkait peristiwa yang menyebabkan 1 orang tewas. (red)

 

Foto ; Gubernur Jatim, Soekarwo

Related posts

Kementan sebut Penggunaan Biofuel di industri Sawit mampu Tekan Emisi

DPRD Jatim Dukung Pemkot Surabaya Tutup Lokalisasi Dolly

kornus

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Tangkap Komplotan Bandit Cilik Kalianak Barat

kornus