Bangkalan, mediakorannusantara.com -Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, tengah mendalami penemuan sebuah sumur bor milik warga di Desa Panyaksagan, Kecamatan Klampis, yang secara mengejutkan mengeluarkan cairan menyerupai minyak mentah.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan, Zainul Qomar, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup serta Bagian Perekonomian sebagai langkah awal untuk melaporkan temuan ini ke Bagian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar segera dilakukan uji laboratorium.
Sumur bor yang merupakan milik warga bernama Auda tersebut awalnya sedang dikerjakan hingga mencapai kedalaman 105 meter.
Namun, pipa pengeboran tiba-tiba menyemburkan cairan berwarna cokelat yang memiliki karakteristik seperti minyak mentah dan terbukti dapat menyala saat dibakar.
Fenomena langka ini sontak menarik perhatian masyarakat sekitar yang berbondong-bondong datang untuk melihat, mengambil sampel cairan, hingga mencoba membakarnya secara langsung di lokasi.
Demi menjaga keamanan dan menghindari potensi bahaya, petugas telah menutup lubang sumur tersebut dan mengambil sampel cairan untuk diteliti lebih lanjut oleh ahli dari ESDM Pemprov Jatim.
Selain itu, aparat dari Polres Bangkalan juga telah memasang garis polisi di sekitar area penemuan guna memastikan warga tidak mendekat ke lokasi yang dianggap rawan. Peristiwa serupa sebelumnya juga pernah terjadi di Kabupaten Bangkalan, tepatnya di Desa Tramok, Kecamatan Kokop pada September 2025, di mana pengeboran pada kedalaman 59 meter juga mengeluarkan cairan yang sama.( wa/ar)
