KORAN NUSANTARA
Hallo Nusantara Headline hukum kriminal Nasional

Yusril : Prabowo Pertimbangkan Pembentukan Tim Pencari Fakta untuk Usut Kerusuhan Demonstrasi

​Jalarta, mediakorannusabtara.com – Presiden Prabowo Subianto sedang mempertimbangkan usulan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk mengusut tuntas kerusuhan yang terjadi pada demonstrasi akhir Agustus 2025. Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menyatakan bahwa keputusan akhir berada di tangan Presiden.

​”Jika keputusan itu beliau ambil, maka sebagai pembantu beliau, kami akan memfasilitasi pembentukan tim independen untuk mengungkap semua fakta yang terjadi,” kata Yusril di Jakarta, Jumat.

​Usulan ini mencuat dalam pertemuan antara Presiden Prabowo dan sejumlah tokoh Gerakan Nurani Bangsa (GNB) di Istana Negara pada Kamis (11/9). Mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, perwakilan GNB, menyebut Presiden Prabowo menyetujui usulan tersebut, meskipun Yusril menegaskan bahwa hingga Jumat siang, belum ada arahan resmi yang diberikan. Meski demikian, Yusril membenarkan bahwa Presiden Prabowo menganggap ide tersebut sebagai ide yang baik dan sedang mempertimbangkannya.

​Tindakan Hukum Telah Dilakukan

​Terlepas dari usulan TGPF, Yusril memastikan bahwa aparat penegak hukum telah mengambil langkah tegas terhadap para pelaku kerusuhan. Dari ribuan orang yang ditangkap, puluhan orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka diduga terlibat dalam tindakan perusakan, penjarahan, pencurian, hingga penghasutan.

​Yusril mengungkapkan, “Dari pengecekan dan turun lapangan ke Polda Metro Jaya, Polda Sulawesi Selatan, dan Polrestabes Makassar, saya dapat memastikan bahwa sudah diambil satu langkah tegas terhadap mereka yang terlibat di dalam aksi unjuk rasa yang berakhir dengan kericuhan beberapa waktu lalu.”

​Kerusuhan yang disebut GNB sebagai “prahara Agustus” ini menyebabkan 10 korban jiwa, termasuk pengemudi ojek daring, Affan Kurniawan, yang tewas dilindas kendaraan taktis Barracuda. Lukman Hakim Saifuddin menekankan pentingnya investigasi independen ini agar unjuk rasa yang merupakan hak konstitusional warga tidak dituduh sebagai penyebab kerusuhan. ( wa/ar)

Related posts

Delapan Pabrik SIG Raih Penghargaan Industri Hijau 2022 Kategori Kinerja Terbaik dari Kementerian Perindustrian

kornus

Cabup Jember Terpilih, Gus Fawait Gerak Cepat Berikan Bantuan Warga Korban Banjir

kornus

Olah Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, SIG Tingkatkan Kualitas Lingkungan dan Kesejahteraan Masyarakat di Aceh

kornus