KORAN NUSANTARA
indeks Surabaya

Walikota Surabaya Menghimbau Masyarakat Waspadai Serangan Ulat Bulu

ulat buluSurabaya (KN)– Setelah ulat bulu (Dasychira) menyerang di wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur yang saat ini telah merambah ke Kabupaten Pasuruan, Jombang, Mojokerto, Bojonegoro dan wilayah pinggiran Surabaya.
Untuk mengantisipasi serangan ulat bulu tersebut, Walikota Surabaya mengintruksikan kepada Camat, Lurah dan RW di Surabaya untuk melaksanakan Perda No. 6 tahun 2009 tentang perlindungan pengendalian serta pemanfaatan tumbuhan dan satwa. Melarang adanya penangkapan burung di wilayah Kota Surabaya.
Guna mewaspadai adanya indikasi serangan ulat bulu (Dasychira), masyarakat dihimbau untuk segera melaporkan ke Koordinator Posko Ir Alexandre S Siahaya, MT dengan menghubungi nomor telepon 031-8275404 dan Hanphone 081231343335.
Untuk menanggulangi adanya serangan ulat bulu, masyarakat dianjurkan untuk menggunakan pestisida organik. Pemakaian pestisida organik ini aman bagi lingkungan. “Gunakan semprotan serangga, bahannya menggunakan ulat bulu. Caranya ulat yang menyerang ditumbuk kemudian ditambahkan air. Lalu, dibiarkan selama dua hari. Setelah disaring airnya disemprotkan pada tanaman yang terserang dan yang belum diserang ulat bulu,” Himbau Walikota Surabaya Tri Rismaharini melalui suratnya yang disampaikan melalui Bagian Humas Kota Surabaya, Selasa (19/4).
Selain itu masyarakat disarankan bisa juga menggunakan semprotan sari jahe. caranya, parut lima rimpang jahe kemudian tambahkan lima liter air yang belum terserang ulat bulu. Atau bisa juga menggunakan semprotan daun papaya. Caranya hampir sama, yaitu  tumbuk daun pepapaya kurang lebih satu kilogram dicampur air satu liter. kemudian dibiarkan selama 1 jam. Kemudian disaring, lalu ditambah empat liter air dan sabun colek satu sendok besar lalu disemprotkan ke tanaman.(red)

Related posts

Perayaan Natal di Jatim Berjalan Aman, Wagub Emil Pastikan Apresiasi Seluruh Aparat yang Telah Menjalankan Tugas Pengamanan

kornus

PKB Akan Lakukan Konvensi Capres Dengan Cara Alamiah

kornus

Kepala BIN Sutanto: Terorisme Masih Leluasa Melakukan Aksinya Karena Hukum Lemah

kornus