KORAN NUSANTARA
ekbis Hallo Nusantara Headline Nasional

Sportainment Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Teuku Riefky Harsya

Jakarta, Mediakorannusantara.com – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya menyebut industri sportainment termasuk arena motorsport menjadi ekosistem ekonomi kreatif yang saling terhubung dan menguatkan pada hari Selasa, 31 Maret 2026.

Teuku Riefky Harsya menjelaskan bahwa motorsport saat ini bukan hanya soal balapan karena di balik satu mobil yang tampil di lintasan terdapat rantai ekonomi yang panjang, mulai dari desain visual, produksi merchandise, aktivasi brand, hingga konten digital yang dikonsumsi publik.

Menteri Ekraf menegaskan bahwa sportainment menjadi salah satu wajah baru ekonomi kreatif yang kini berperan sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi.

Aktivitas yang terjadi di dalamnya mampu menciptakan efek ganda yang nyata, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga perputaran ekonomi di berbagai subsektor.

Teuku Riefky Harsya menambahkan bahwa ketika olahraga, hiburan, dan kreativitas bertemu, dampaknya tidak berhenti di arena melainkan meluas ke industri, komunitas, hingga membuka peluang ekonomi baru yang berkelanjutan.

Dalam peluncuran Tim Dewa United Motorsports musim 2026 di Entertainment District PIK 2, Tangerang, Banten, Menteri Ekraf melihat sportainment dapat berfungsi sebagai ruang temu bagi pelaku industri, komunitas, dan kreator.

Dewa United Motorsports dalam peluncuran tersebut memperluas partisipasinya ke enam divisi, mulai dari slalom, gokart mesin dan elektrik, drift, touring, sprint, hingga rally.

Menteri Ekraf meninjau aktivitas seperti arena gokart dan simulasi gim virtual Formula 4 yang menunjukkan keterlibatan langsung dalam perkembangan industri.

Langkah ini menegaskan bahwa industri motorsport Indonesia semakin terstruktur dan kompetitif, sekaligus membuka peluang bagi pelaku kreatif di bidang modifikasi otomotif, desain livery, produksi event, dan konten digital.

Sejalan dengan hal tersebut, pemerintah mendorong modifikasi otomotif sebagai subsektor baru dalam Master Plan Ekonomi Kreatif Nasional untuk memperkuat fondasi industri ke depan.

CEO Dewa United Motorsports, Muliana Saleh, menegaskan bahwa pengembangan tim musim ini tidak hanya berfokus pada prestasi, tetapi juga berkontribusi dalam membangun ekosistem motorsport Indonesia.

Muliana Saleh menyatakan bahwa Dewa United Motorsports ingin menjadi bagian dari pertumbuhan industri ini, bukan hanya sebagai tim balap, melainkan sebagai ekosistem yang mendorong lahirnya talenta dan peluang baru.

Melalui sinergi ini, Dewa United Motorsport tidak hanya membangun ekosistem kreatif di Indonesia dan menargetkan nama Indonesia di kancah balap internasional, tetapi juga menekankan performa kompetitif di berbagai kategori sekaligus pembinaan pembalap muda sebagai prioritas jangka panjang.

Sekretaris Jenderal KONI Pusat, Lukman Djajadikusuma, melihat langkah ini sebagai bagian dari penguatan pembinaan olahraga nasional yang semakin terintegrasi dengan industri.

Lukman Djajadikusuma berpendapat bahwa motorsport memiliki potensi besar di Indonesia, tidak hanya dari sisi prestasi, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem industri yang membutuhkan dukungan lintas sektor atau kolaborasi hexahelix.

Kementerian Ekraf terus mendorong penguatan ekosistem sportainment melalui kolaborasi lintas sektor sehingga tercipta nilai tambah sekaligus lahir talenta baru dan peluang bisnis kreatif yang berkelanjutan bagi Indonesia.(wan/an)

Related posts

Munculkan Semangat Juang Generasi Muda Lewat Sekolah Kebangsaan

kornus

Kemenkes siapkan 15 ribu lebih faskes guna antisipasi saat mudik

Panglima TNI : Prajurit Adalah Orang-Orang Yang Luar Biasa

kornus