KORAN NUSANTARA
Headline indeks Nasional

Satgas Kizi TNI Serah Terimakan Hasil Pekerjaan Penjara Dungu

IMG_0088Kongo (KN) – Setelah memakan waktu selama kurang lebih tiga bulan, akhirnya rehabilitasi bangunan penjara Dungu dapat dirampungkan oleh para prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XX-J/Monusco (Mission de I’Organisation de republic des Nation Unies Pour la Stabilisation en Republique Democratique du Congo). Bangunan yang dihuni sekitar 50 orang narapidana ini, telah diserah terimakan dari Head of Office Monusco Dungu, Mrs. Cicilia Piazza kepada Kepala Administrasi Otoritas Lokal Dungu, Mr. Christophe Ikando pada hari Minggu (7/7/2013).

Acara penyerahan bangunan penjara yang dilaksanakan secara sederhana ini dihadiri pula oleh beberapa pejabat baik dari sipil PBB maupun dari Militer, diantaranya Correction Unit Team Leader, Mr. Amoude Gaye, Wakil Kepala Penjara Dungu, Mr. Jean Yabilada dan Komandan dari masing-masing kontingen militer yang bertugas di Kongo termasuk Komandan Satgas Kizi TNI yang dalam hal ini diwakili oleh Wadan Satgas, Mayor Czi Adi Ilham.

Sebelum pelaksanaan rehabilitasi yang dilakukan oleh Kontingen Garuda, bangunan penjara ini memiliki kondisi yang cukup memprihatinkan dan tidak layak huni. Kapasitas sel penjara yang tidak sesuai dengan jumlah tahanan, terbatasnya persediaan sarana air bersih serta tidak adanya klinik untuk para narapidana yang sakit.

Dalam acara serah terima ini, Kepala Administrasi Otoritas Lokal Dungu, Mr. Christophe Ikando mengucapkan beribu terima kasih dan apresiasi yang sangat tinggi kepada Monusco, khususnya kepada Kontingen Indonesia atas dedikasinya selama ini yang telah banyak memberikan kontribusi terhadap perkembangan pembangunan infrastruktur di kota Dungu. (red)

(Sumber berita Puspen TNI/Perwira Penerangan Konga XX-J/Monusco, Kapten Laut (P) Dimas Apriyanto)

Related posts

Raih Emas Terbanyak, Pemprov Jatim Berikan Bonus Atlet Sea Games 2019 Asal Jatim

kornus

Warga Babadan Wiyung Tagih Fasum Lapangan Sepak Bola

kornus

Lestarikan dan berdayakan UMKM jamu tradisional, Anas Karno: Perlu pembinaan terpadu

kornus