KORAN NUSANTARA
indeks Jatim

PT Jasa Marga Lakukan Evaluasi Kinerja Dalam Menekan Terjadinya Antrean Di Pintu Tol

Surabaya (KN) – PT Jasa Marga Cabang Surabaya-Gempol dan Suramadu langsung melakukan evaluasi kinerja dalam menekan terjadinya antrean panjang kendaraan di pintu masuk tol. Caranya, akan membuka seluruh pintu tol di jam yang padat. Evaluasi kinerja itu dilakukan merespon atas kejadian yang dilakukan Menteri BUMN Dahlan Iskan yang mengatur anteran kendaraan di pintu tol yang loketnya tidak beroperasi sehingga terjadinya antrean panjang kendaraan.

Kepala PT Jasa Marga Cabang Surabaya-Gempol dan Suramadu, Agus Purnomo, di Surabaya, Kamis (22/3) mengatakan, pada pukul 08.00 WIB tadi, pihaknya mengundang semua pejabat dan pelaksana lapangan untuk menggelar rapat. Dari rapat itu, PT Jasa Marga cabang Surabaya telah melakukan pembenahan diinternalnya agar pelayanan di pintu tol bisa maksimal. Diantaranya dengan memastikan pembukaan seluruh pintu tol pada saat jam-jam sibuk atau padat kendaraan.
Dia menjelaskan, terdapat tiga pintu tol yang diidentifikasi cukup padat kendaraan yang masuk tol pada jam sibuk, mulai pukul 07.00 WIB hingga 10.00 WIB dan pukul 16.00 WIB hingga 19.00 WIB. Lokasi kepadatan cenderung terjadi di pintu Waru Utama, Dupak I, dan Sidoarjo 2 menuju Porong.

Agus menuturkan, karakter kepadatan di tiga pintu tol itu sangat berbeda-beda. Misalnya di Dupak I yang padat karena bersamaan bongkar muat kendaraan besar dari Pelabuhan Tanjung Perak. Biasanya sopir kendaraan berat cenderung membayar dengan uang nominalnya besar sehingga membutuhkan waktu cukup lama, rata-rata 12 hingga 15 detik untuk menyiapkan uang kembalian. “Hal seperti inilah yang membuat terjadinya antrean panjang di pintu masuk tol,” katanya.
Selain itu, kata Agus, pada saat jam sibuk itu para petugas penjaga pintu tol dilarang untuk beristirahat. “Jika pun petugas tol ini harus keluar dari pintu tolnya, tentunya harus ada penggantinya,: terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, dalam menyiapkan uang recehan untuk kembalian pengguna jalan tol. Dalam seharinya untuk jalan tol Perak-Porong, pihak Jasa Marga telah  menyiapkan dana Rp 250 juta uang recehan sebagai uang kembalian. Sedangkan untuk Suramadu telah disiapkan dana sebesar Rp 50 juta sebagai uang kembalian.

Agus mengimbau pengguna jalan tol juga memberikan kontribusi dalam memberikan kelancaran di pintu tol, caranya dengan menyiapkan uang pas saat masuk tol. Para pengguna tol juga bisa memanfaatkan E-Toll Card yang bisa dibeli di Bank Mandiri. “Dengan kontribusi itu, Agus yakin layanan di pintu tol akan lebih lancar dan minim terjadi antrean,: tuturnya. (ms)

Foto : Pintu Tol Waru

Related posts

Gubernur Jatim Minta Polisi Usut Tuntas Inisiator Gafatar

kornus

Wisuda Akbar Selantang 2025, Pemkot Surabaya dan PKK Cetak Ribuan Lansia Mandiri dan Tangguh

kornus

Kementerian KLHK RI Pilih Surabaya Sebagai Kota Percontohan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik

kornus