KORAN NUSANTARA
Headline Nasional

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Hingga 16 Agustus, Luar Jawa-Bali Hingga 23 Agustus 2021

Jakarta (mediakorannusantara.com) – Pemerintah memutuskan memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dan 4 hingga 16 Agustus 2021 untuk wilayah Jawa – Bali, sedangkan untuk luar Jawa dan Bali diperpanjang mulai 10 sampai 23 Agustus 2021.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, dalam keterangan persnya yang disiarkan secara virtual, Senin (9/8/2021) mengungkapkan penerapan perpanjangan PPKM level 4, 3, dan 2 di Jawa-Bali menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan, dari data yang didapat, penurunan terjadi 59,6 persen dari puncak kasus di 21 Juli 2021 lalu.

Penurunan level tersebut disebabkan oleh perbaikan pada indikator penularan, kasus kematian, hingga ketersediaan tempat tidur Rumah Sakit (RS) terutama di Ibu Kota.

Ia menegaskan, pemerintah terus bekerja keras dalam menangani pandemi di seluruh Indonesia, tantangan saat ini justru ada di luar Jawa-Bali.

Diketahui, Pemerintah pertama kali menerapkan PPKM Darurat pada 3 Juli 2021 lalu yang berlangsung selama 3 minggu yaitu hingga 20 Juli 2021.

Setelah itu, perpanjangan dengan nama PPKM Level 4 dilakukan sebanyak tiga kali, yakni pada 21 Juli-25 Juli 2021, 26 Juli-2 Agustus 2021, dan 3 Agustus-9 Agustus 2021.

Secara nasional, tren Kasus Konfirmasi Harian selama Agustus 2021 ini mulai mengalami penurunan, kalau dibandingkan data terakhir di 9 Agustus 2021 dengan data pada 1 Agustus 2021 lalu, terjadi penurunan 16,19 persen. Semua Provinsi di Jawa mengalami penurunan, namun Bali mengalami sedikit kenaikan 1,95 persen.

Sedangkan di luar Jawa-Bali terdapat 10 Provinsi yang mengalami tren penurunan. Total kasus aktif di luar Jawa Bali masih mengalami sedikit peningkatan dibandingkan 1 Agustus 2021, yaitu sebesar 1,23 persen menjadi 208.337 kasus aktif per 9 Agustus 2021.

“Tren Kasus Konfirmasi Harian secara nasional mengalami kenaikan tajam sejak awal Juni 2021 sampai akhir Juli 2021 lalu, namun memasuki Agustus trennya mulai menurun. Demikian juga untuk Testing, Kematian dan Rawat Inap, polanya hampir sama yaitu Juni ke Juli naik sangat tajam, namun Agustus mulai sedikit menurun,” jelas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam Konferensi Pers Evaluasi dan Penerapan PPKM, secara virtual di Jakarta, Senin (9/8/2021).

Walaupun sudah mulai terjadi sedikit penurunan kasus, namun Pemerintah sangat hati-hati dan memilih untuk mewaspadai potensi terjadinya lonjakan kasus baru. (ip/res)

Related posts

Jelang Piala AFC U-20 2023, Stadion GBT Tak Lagi Bau Sampah

kornus

Singapura siap buka Impor Karkas Babi dari Indonesia

Rapat dengan DPRD Melalui Telencoference, Walikota Risma Paparkan Kebijakan Penanganan Covid-19 di Surabaya

kornus