Surabaya (KN) – Jelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 16 April mendatang, aparat Kepolisian siaga penuh. Sebanyak 23.877 personil di seluruh jajaran Polda Jatim akan diturunkan untuk melakukan pengamanan naskah soal Ujian Nasional.Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Hilman Thayib, di Mapolda Jatim, Kamis (12/4) mengatakan, untuk menjaga kerahasiaan, pengamanan naskah akan dilakukan sejak proses kedatangan, proses distribusi hingga pelaksanaan Unas selesai. “Ini adalah rahasia negara, sehingga harus dijaga,” tegasnya.
Selain itu, pihaknya juga telah mengantisipasi beberapa kerawanan yang dimungkinkan terjadi pada saat Unas. Seperti, kerusakan naskah ujian, kebocoran naskah ujian, hingga praktik perjokian yang belakangan marak terjadi.
“Untuk teknis pengamanan akan diserahkan kepada masing-masing satuan wilayah, sesuai dengan situasi dan kondisi yang terjadi,” ujar Kabid Humas Polda Jatim saat di dampingi Kasubid Penmas AKBP Suhartoyo.
Untuk teknis pengamanan Polda juga akan memberlakukan tertutup dan terbuka, dimana terbuka akan melibatkan Satuan Lalu Lantas, Samapta, dan Sabhara, sedangkan tertutup pihaknya akan melibatkan Intel dan Reserse.
Terkait praktik perjokian saat Unas, Kombes Pol Hilman Thayib mengatakan, praktik -praktik perjokian akan ditindak tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. “Kami akan bekerjasama kepada pihak instansi terkait yaitu dinas pendidikan agar tidak membocorkan soal ke masyarakat,” ujarnya.
Sementara sebanyak 37 ribu lembar soal Ujian Nasional di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se Surabaya disimpan di gedung Bharawira Polrestabes Surabaya.
“Kami sudah melakukan pola pengamanan secara terbuka dan tertutup. Ada 875 personil ditugaskan mengawal naskah ini,” ujar Kabag Ops Polrestabes Surabaya, AKBP Adi Wibowo.
UN untuk tingkat SMA/MA akan dilaksanakan 4 hari mulai 16-19 April, sedangkan untuk SMK 3 hari mulai 16-18 April. Jumlah total peserta UN tingkat SMA/MA/SMK di Surabaya sebanyak 36.218 siswa dengan perincian SMA 17.326 siswa, MA 845 siswa dan SMK 18.048 siswa.
Untuk sekolah penyelenggara, ada 188 sekolah dengan rincian 101 SMA penyelenggara, 7 MA penyelenggara dan 80 SMK penyelenggara. Tanggal 14 April, naskah soal akan didistribusikan ke sub rayon atau polsek. Dan tanggal 16 April pagi, soal akan didistribuskan ke sekolah penyelenggara. Di Surabaya, ada 42 sub rayon yang menyimpan naskah soal dengan rincian 28 sub rayon SMA, 2 sub rayon MA dan 12 sub rayon SMK. (wan)
