KORAN NUSANTARA
Headline indeks Jatim

Pengendalian Covid-19 di Jatim Mulai Efektif, 10.065 Pasien Dinyatakan Sembuh

Surabaya (MediaKoranNusantara.com) – Pengendalian penyebaran Covid-19 di Jawa Timur mulai berjalan efektif. Tingkat kesembuhan pasien pun terus meningkat. Kini tercatat, akumulasi total pasien sembuh di Jatim hingga hari ini, Selasa (21/7/2020) sebanyak 10.065 orang dengan persentase 53,45 persen dan terbanyak di Indonesia.“Jumlah pasien yang sembuh ini berkat kerja keras dari seluruh komponen. Mulai dari tenaga medis, TNI, Polri hingga masyarakat yang patuh pada protokol pencegahan Covid-19, ” kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat jumpa pers di Mapolda Jatim, Selasa (21/7/2020) malam.

Menurutnya, kerja keras dokter bukan hanya mengorbankan energinya, tapi juga mengorbankan jiwanya mampu menyembuhkan 10.065 pasien. “Saya rasa kita semua harus menyampaikan terima kasih pada tenaga kesehatan kita rumah sakit yang sudah luar biasa memberikan dedikasi dengan kesembuhan 10.065 pasien,” ujar Khofifah.

Tambahan pasien sembuh untuk hari ini saja, tercatat 348 orang. Pasien sembuh itu 12 orang dari Pamekasan, 8 dari Ponorogo, 82 dari Sidoarjo, 20 dari Situbondo, 5 dari Sumenep, 5 dari Trenggalek, 6 dari Tuban, 10 dari Kota Batu, 2 dari Kota Blitar, 2 dari Kota Madiun, 13 dari Kota Malang, 28 Kota Mojokerto,1 dari Kota Pasuruan, 1 dari Kota Probolinggo, dan 43 orang dari Kota Surabaya.

Selain itu ada pula 8 orang pasien dari Bangkalan, 4 dari Banyuwangi, 2 Kabupaten Blitar, 2 dari Bojonegoro, 28 dari Gresik, 6 asal Jember,18 dari Jombang, 7 Kabupaten Kediri, 1 asal Lumajang, 1 Kabupaten Madiun, 11 asal Kabupaten Magetan, 8 Kabupaten Malang, 13 Kabupaten Mojokerto, dan 1 orang dari Ngawi.

Untuk tambahan pasien positif Covid-19 baru sebanyak 283 orang. Data kumulatif pasien Corona di Jatim kini mencapai 18.828. Sedangkan yang masih dirawat tinggal 7.302 pasien atau 38,8 persen.

Gubernur Khofifah mengungkapkan, tambahan ratusan pasien di Jatim setiap hari itu merupakan hasil dari banyaknya rapid test hingga swab PCR yang dilakukan. “Jatim hari ini tertinggi, tadi yang disampaikan oleh dr Joni, rapid test kita 1 banding 66 penduduk. Kemudian PCR kita 1 banding 380 penduduk. Kalau testing kita masif, tracing yang progresif kemungkinan akan banyak (terdeteksi),” pungkasnya. (KN01)

 

Foto : Gubernur Khofifah Indar Parawansa  didampingi Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jatim dan Sekdaprov Heru Tjahjiono usai konfrensi pers di Mapolda Jatim, Selasa (21/7/2020) malam

Related posts

Kewenangan Ditangan Pemprov, Keinginan Pemkot Surabaya Untuk Tetap Mengelola Terminal Tipe B Bakal Kandas

kornus

Presiden Jokowi Resmi Teken Perpres Kendaraan Listrik

redaksi

Pemkot Surabaya Selaraskan RPJMD 2016 – 2021 dengan Permendagri

kornus