KORAN NUSANTARA
indeks Surabaya

Pemkot Tak Berikan Jawaban Pasti, Nasib Pedagang Pasar Turi Tak Jelas

Surabaya (KN) – Puluhan pedagang Pasar Turi tahap III yang pada Minggu (16/09), malam tempat usahanya terbakar habis, mendatangi Pemkot Surabaya, Selasa (18/09). Mereka menuntut ada penanganan secepatnya karena itu menyangkut nasib dan usaha pedagang.Disampaikan Sahudi, anggota Himpunan Pedagang Pasar (HPP) dan juga pedagang Pasar Turi tahap III di lantai II, saat ditemui, Pemkot Surabaya belum bisa memberikan jawaban pasti. “Saat kami bertemu, yang dijelaskan adalah masalah kajian. Musibah itu akan dikaji dulu, baru dicari solusinya. Tapi ini sampai kapan? Kita desak kepastiannya, tetap tak bisa ngomong atau menjanjikan,” kata Sahudi.

Dalam kasus penanganan pedagang ini, yang terpenting jangan sampai solusinya merugikan pedagang, jangan sampai memberatkan pedagang. Kapan dibangun lagi dan yang kasihan adalah pedagang yang nempel pada stan-stan sah. Mereka akan kesulitan mencari makan untuk sehari-hari.
Musibah ini, dinilai Sahudi sangat kejam. Pasalnya, pembangunan Pasar Turi baru belum rampung, sudah terjadi kebakaran lagi. Pemkot harus memikirkan bagaimana penampungan untuk pedagang ini.

Menurut dia, pedagang Pasar Turi tahap III itu gampang, yang penting bagaimana take and give-nya. Semua ini menurut Sahudi penuh kepentingan.
Sahudi menegaskan, akan menunggu alias bersabar. Namun jika tetap perkembangannya belum ada kepastian, maka pihaknya akan kembali mengadu ke pemkot atau dewan.
Pedagang besar atau agen yang beromset sehari bisa mencapai Rp80 juta sampai Rp100 juta ini mengeluhkan penanganan pemadaman api saat musibah itu terjadi, Minggu (16/09) lalu.

Pasalnya, pedagang di lantai II ini tak bisa menyelamatkan barang dagangannya yang mencapai nilai Rp2 miliar karena api sudah berada di dekat stannya.
“Saat itu ada empat unit kendaraan PMK yang menangani awal kebakaran di lantai II. Namun yang difungsikan hanya satu kendaraan. Saat kami protes, alasannya belum perlu dan itupun tak langsung menyemprot ke asal api tapi samping-sampingnya dengan alasan agar tak merambat. Tapi malah merambat ke mana-mana,” ujar Sahudi.

Sementara Asisten III Sekkota Administrasi Bidang Umum Surabaya M Taswin tetap menjelaskan kalau masalah penanganan pedagang ini perlu kajian. (Jack)

 

Foto : Ratusan stan pedagang Pasar Turi tahap III yang hangus terbakar, Minggu (17/9) malam

Related posts

Sambut HUT Ke-74 RI, Pemkot Surabaya Gelar Kerja Bakti Massal

kornus

Cegah Kekerasan Terhadap Anak, Pemkot dan Polrestabes Surabaya Sosialisasi hingga Balai RW

kornus

Dandim Lamongan Letkol Wira Sambut Kunjungan Kerja Menteri Pertanian

kornus