KORAN NUSANTARA
indeks Surabaya

Pemkot Beri Bantuan Hibah Barang Kepada Pelaku Usaha Mikro Binaan

Surabaya (KN) – Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memberi bantuan hibah berupa barang bagi komunitas usaha mikro binaan.Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini di Balai Kota, Rabu (11/1), di ruang loby Balai Kota Surabaya. Adapun jenis barang yang dihibahkan diantaranya mesin bordir, mesin jahit, mesin neci, mesin obras, bor listrik, mesin potong kerupuk dan keripik, blender, kompor gas, mesin oven galvanil, dan press sablon. Barang-barang tersebut diberikan kepada 83 orang pelaku usaha mikro binaan yang tersebar di 23 kecamatan dan 35 kelurahan di Surabaya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Surabaya Hadi Mulyono menjelaskan, para penerima bantuan hibah telah mengikuti sejumlah kegiatan antara lain bimbingan teknis manajemen dan produksi, bimbingan pemahaman tentang perizinan, serta bimbingan standarisasi usaha. “Mereka (para penerima hibah, red) juga diberi fasilitasi sewa open stand di pasar modern seperti ITC Mega Grosir dan Royal Plaza,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Walikota Tri Rismaharini memberi motivasi kepada para penerima hibah barang agar selalu yakin dan tidak mudah putus asa selama menjalankan usahanya. “Kalau ada kesulitan silahkan wadul dan konsultasi ke Dinas Koperasi,” ujarnya.

Dengan adanya hibah barang ini, Walikota berharap para pengusaha mikro dan kecil mampu meningkatkan produksi dan mengembangkan usahanya sehingga nantinya mampu membangun lapangan pekerjaan bagi orang-orang disekitarnya. Hal ini diyakini Walikota sebagai motor penggerak perekonomian yang solid dalam menghadapi era perdagangan bebas saat ini.

Sementara itu, Musyafak, salah seorang penerima mesin neci mengaku bersyukur atas pemberian hibah barang oleh Pemkot Surabaya. Pria yang memiliki usaha tailor di Jl Embong Malang ini menuturkan, tambahan satu unit mesin neci sangat berarti bagi bisnisnya. Selama ini, ia hanya mempunyai satu unit mesin jahit. “Alhamdulillah, mesin neci ini bisa membantu produksi di tailor saya,” tutur Musyafak, pria yang memulai bisnisnya sejak 1995 itu.  (anto)

Foto : Walikota Surabaya Tri Rismaharini serahkan bantuan kepada pelaku UMKM

Related posts

Kadinkes Surabaya Bantah Tidak Ada Puskesmas Hambat Penerbitan SKTM

kornus

Kesana Kemari Ikut Tertibkan RHU, Risma Dinilai Hanya Tebar Pesona

kornus

Jadi Pemateri Lemhanas, Walikota Risma Paparkan Cara Mengefektifkan ASN

kornus