KORAN NUSANTARA
hukum kriminal indeks

Pasca Demo Ricuh, Sembilan Mahasiswa IAIN Diamankan Polisi

Surabaya (KN) – Mahasiswa yang diduga pelaku pengrusakan diamankan polisi pasca kerusuhan dan pembakaran di gedung rektorat IAIN Sunan Ampel Surabaya. Polisi saat ini juga sedang melakukan olah TKP.“Dari perkembangan yang ada, sudah sembilan orang kita amankan,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Farman kepada wartawan di lokasi kejadian, Rabu (6/3/2013).

Pasca kerusuhan, suasana di kampus IAIN Sunan Ampel mereda. Namun, polisi dari Polsek Wonocolo dan Polrestabes Surabaya langsung melakukan pencarian mahasiswa pendemo yang diduga melakukan pengerusakan.

Dari sembilan pendemo yang diamankan, salah satunya korlap aksi, Marlap Sucipto, mahasiswa fakultas syariah. Sucipto diamankan polisi saat berada di kantin didalam komplek IAIN samping kiri gedung rektorat.

Saat diamankan dan akan dimasukkan ke dalam mobil polisi, Sucipto sempat berontak dan tidak mau dibawa keluar dari area kampus. Namun, polisi akhirnya bisa memasukkan ke dalam mobil dan dikabarkan dibawa ke Mapolsek Wonocolo. “Sementara ini kita amankan dulu dan kita periksa. Nanti kita lihat sejauh mana keterlibatan mereka,” terangnya.

Selain melakukan pengerusakan, pendemo juga sempat melakukan penganiyaan terhadap security dan anggota polisi yang berpakaian preman. Kata Farman, pihaknya sudah mengantongi bukti-buktinya. “Ada yang menganiaya juga. Kita sudah punya bukti-buktinya termasuk foto-foto,” jelas AKBP farman.

Pasca demo ratusan mahasiswa yang berakhir dengan aksi bakar dan pengerusakan fasilitas kantor itu, polisi memasang police line dan berjaga di sekitar gedung rektorat IAIN Sunan Ampel. (red)

Related posts

Jadi Pembicara di Forum Internasional, Walikota Risma Ungkap Strategi Penanganan Terorisme di Surabaya

kornus

HUT ke-2, KRM Surabaya Jadi Pusat Perpustakaan Mangrove Indonesia

kornus

Keberatan Hasil Rekapitulasi Verifikasi Faktual, Calon Independen Laporkan KPU ke Bawaslu

kornus