KORAN NUSANTARA
indeks Jatim

Musda PD Jatim Diwarnai Walk Out, Gubernur Soekarwo Terpilih Sebagai Ketua DPD Secara Aklamasi

pakdeSurabaya (KN) – Seperti yang diperkirakan beberapa kalangan, Pakde Karwo terpilih secara aklamasi dalam pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Jatim. Sebanyak 39 dari 40 suara utusan yang hadir, yakni 38 DPC, 1 DPP dan 1 DPD dalam Musda Partai Demokrat Jatim di The Empire Palace Surabaya, suara bulat secara aklamasi memilih Gubernur jatim Soekarwo atau sapaan akrabnya Pakde Karwo ini sebagai Ketua DPD Demokrat Jatim.

Namun sebelumnya, suasana Musda sempat ricuh dengan pernyataan dari salah satu Ketua DPC asal Kabupaten Mojokerto, RM Budi yang menilai pemilihan Ketua DPD Partai demokrat ini tidak berlangsung demokratis.

Saat itu, pimpinan Sidang Sudewo, dari unsur DPP, usai menyatakan sah menerima LKPJ kepemimpinan DPD PD Jatim Ibnu Hajar, Ketua Demokrat Demosioner, memutuskan pemilihan digelar dengan cara musyawarah mufakat, bukan voting tertutup.

Tak ayal, saat 40 pemilik suara maju ke depan untuk musyawarah, tiba-tiba RM Budi mendekati pengeras suara dan bicara lantang. “Saya tidak setuju dengan pemilihan seperti ini, saya malu sebagai orang demokrat. Tolong pak Ibas (Edhie Baskoro Yudhoyono), sampaikan ke bapak Anda jika pemilihan ini tidak demokrasi,” katanya dengan lantang di depan Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono, dan Gubernur Jatim Soekarwo yang juga calon Ketua DPD Jatim.

Usai berteriak lantang, RM Budi pun langsung walk out dari musyawarah tersebut. “Saya ini ikut membesarkan Partai Demokrat Jatim. Saya tidak ingin ada cara yang tidak demokratis seperti ini, seharusnya voting tertutup,” ujarnya.

Setelah itu, RM Budi pun langsung diamankan dan dibawa keluar arena Musda. Kabarnya, RM Budi akan ditemui Ibas. Nah, usai RM Budi diamankan, Musda kembali dilangsungkan hingga akhirnya Pakde Karwo IGubernur Jatim Soekarwo)terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jatim.

Setelah terpilih menyikapi dingin protes Ketua Partai Demokrat Kabupaten Mojokerto RM Budi, menurtnya proses Ketua DPD yang memenangkannya sudah disetujui sejak awal dari pasal per pasal.
“Mungkin dia (RM Budhi) baru ingat yang tidak setuju, padahal sudah berlalu,” ujar Pakde Karwo. (rif)

Foto : Pakde Karwo

Related posts

Kompleks DPR Diusulkan Jadi RS Darurat Covid, Sufmi Dasco: DPR Tak Keberatan Namun Temui Sejumlah Kendala

kornus

Menhan RI Berikan Pengarahan 311 Pati TNI

kornus

Terima Kunjungan Timwas Covid-19 DPR RI, Wagub Emil: Penegakan Hukum Kunci PSBB

kornus