KORAN NUSANTARA
ekbis Hallo Nusantara Headline Nasional

Menteri Pertahanan Minta Prajurit Yonif TP Mampu Bertempur dan Bangun Ekonomi Rakyat

Menteri Pertahanan Minta Prajurit Yonif TP Mampu Bertempur dan Bangun Ekonomi Rakyat

JAKARTA, mediakorannusantara.com – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meminta prajurit batalyon infanteri teritorial pembangunan (YTP) memiliki kemampuan untuk bertempur sekaligus membangun ekonomi di daerah pada Selasa (20/10/2026).

​”Prajurit Yon TP harus siap bertempur dengan kemahiran menembak, bela diri, dan patroli, serta mendukung pembangunan melalui kompi pertanian, peternakan, kesehatan, dan konstruksi zeni,” kata Menhan Sjafrie Sjamsoeddin saat mengunjungi Marshalling Area Yonif TP 929/Meo Matane Mutis di Soe, Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur pada Senin (19/10/2026).

​Menurut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, kemampuan itu harus dimiliki para prajurit karena prajurit mengemban tugas penting selama di Yon TP.

​Salah satu tugas prajurit yakni menjaga pertahanan wilayah dan memastikan masyarakat di sekitar markas dalam keadaan aman.

​Selain itu, prajurit YTP juga memiliki kompi-kompi khusus yang bertugas untuk membangun perekonomian warga seperti membangun dan mengelola perkebunan sayur atau buah.

​Hasil dari kebun tersebut bisa dinikmati langsung oleh warga ataupun dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.

​Selain itu, YTP juga memiliki kompi untuk membangun infrastruktur desa seperti memperbaiki jalan, jembatan dan ragam fasilitas umum lainnya.

​”Karena prajurit yang kuat bukan hanya siap menjaga kedaulatan, tetapi juga hadir memberi manfaat nyata bagi rakyat,” kata Menhan Sjafrie Sjamsoeddin.

​Menhan Sjafrie Sjamsoeddin berharap dengan adanya kunjungan ini, para prajurit di Yonif TP 929/Meo Matane Mutis semakin semangat memberikan pelayanan terbaik untuk rakyat.

​( wa/an)

Related posts

Catat Tanggalnya! Pemkot Surabaya Beri Diskon Tarif Parkir Inap 50 persen Selama Lebaran Idulfitri 2025

kornus

Menpora sebut Peparnas jadi panggung kekuatan atlet disabilitas

Empat Pesawat Angkut 655 PMI dari Hongkong, Singapura dan Malaysia Mendarat di Badara Internasional Juanda

kornus