Surabaya (KN) – Menjelang Rmadhan Pemprov Jatim menyiapkan dana sebesar Rp 12,5 miliar untuk distribusi ongkos angkut bahan pokok khusus beras, tepung terigu, gula pasir dan minyak goreng. Bantuan ongkos angkut berupa operasi pasar itu akan dilaksanakan H-7 Ramadhan hingga H-1 jelang lebaran 2012.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Timur Ir Budi Setiawan di di Surabaya, Kamis (5/7) mengatakan, sebenarnya ketersediaan bahan pokok di Pemprov Jatim aman sampai tiga bulan ke depan, tetapi karena situasi psikologis terpengaruh situasi Bulan Puasa dan Lebaran yang cenderung pedagang menaikan bahan pokok, maka dibantunya ongkos angkut pendistribusian diharapkan bisa menekan dan menstabilkan harga beras, tepung terigu, gula pasir dan minyak goreng .
Pelaksanaan bantuan angkos angkut atau operasi pasar akan dilakukan secara serentak di Provinsi, Kabupaten dan Kota di seluruh Jatim mulai H-7 Ramadhan sampai H-1 menjelang Lebaran.
Di Provinsi akan dipusatkan di pasar-pasar tradisional di Surabaya yakni di Pasar Wonokromo /DTC, Pasar Pucang, Pasar Kembang, Pasar Tambakrejo, Pasar Pabean dan Pasar Keputran.
Sementara di Kabupaten/Kota akan dilaksanakan dua sampai tiga titik di pasar-pasar tradisional terbesar. Contohnya di Jember akan dilaksanakan di Pasar tradisiopnal Tanjung dan di Kota Kediri akan di pusatkan di Pasar Pahing dan Stonobetek.
Pemerintah sebenarnya sebagai penyeimbang, artinya disisi konsumen (Masyarakat) jangan sampai memberatkan sehingga daya belinya menurun, disisi produsen pemerintah berharap jangan sampai rugi dengan produk yang dijualnya.
Dikatakannya, dengan dibantunya ongkos angkut pendistribusian telah terbukti Puasa hingga Lebaran tahun lalu harga bahan pokok beras, gula, tepung terigu dan minyak goreng cukup stabil. Data dari Disperindag Jatim harga bahan pokok mulai Puasa hingga lebaran 2012 seperti harga bera Bulog mencapai Rp 6.400/kg bisa turun dibawah Rp 6.000/kg. Kemudian harga gula pasir antara Rp 9.200-9.300/kg waktu itu itu turun ,menjadi Rp 6.700/kg
Menurut Budi, kenaikan harga mulai Puasa hingga Lebaran biasanya terjadi pada beras, telur, minyak goreng, daging sapi dan daging ayam broiler sedangkan komoditi lainnya harganya cukup stabil. Kenaika beberapa komoditi tersebut diatas dikarenakan adanya kontraktif situasi menjelang Puasa dan Lebaran, hal ini membuat para pegadang ingin mendapatkan keuntungan besar. “Kejadian kenaikan harga akan terjadi setiap tahun menjelang datangnya Puasa sampai Lebaran,” ujarnya.
Berikut data terakghir harga kebutuhan bahan pokok di tingkat eceran dari Disperindag Jawa Timur dan hasil pengamatan reporter JNR di pasar tradisional Wonokromo DTC Kamis (5/7).
Harga beras kualitas menegah ke atas seperti pandan wangi, mentik wangi Rp 9.500/kg, bengawan super Rp 9.000/kg, bramo Rp 8.600/kg. Harga beras kelas midium IR 64 Rp 7.750-8.200/kg, beras dolog Rp 7.000/kg, gabah kering giling di Pasuruan dan Jombang Rp 4.500/kg, gabah kering sawah Rp 4.500/kg, tepung terigu segi tiga biru Rp 7.100- Rp 7.200/kg, jagung pipilan kering Rp 5.000/kg, serta ubi kayu basah saat ini Rp 3.000/kg, Gula pasir lokal Rp 12.600/kg, gula merah Rp 12.500/kg, minyak goreng curah kualitas bagus Rp 10.900, minyak goreng Bimoli kemasan botol plastik Rp 13.600/liter, garam bataan Rp 350-600/250gram, dan garam hancur beryodium Rp 3.500/kg.
Daging sapi murni kualitas baik berkisar Rp 62.000-63.000/kg, daging ayam broiler Rp 22.daging ayam kampung Rp 44.000ekor, telur ayam broiler Rp 16.000/kg, telur ayam kampung Rp 2.000/biji, ikan asin teri Rp 42000/kg. Harga kentang Rp 6.000/kg , wortel Rp 6.000/kg, tomat sayur Rp 4.900/kg, kubis Rp 3.700/kg , kacang tanah naik dari 17.400/kg dan kacang hijau Rp 13.500/kg. Cabe rawit Rp 15.600/kg, cabe merah biasa Rp 19.600/kg. cabe merag keriting Rp 20.000/kg, bawang merah Rp 8700/kg dan bawang putih Rp 15.400/kg, kubis Rp 3.700/kg.
Kedelai impor berkisar Rp 7.600/kg, kedelai lokal Rp 7.400/kg , apel merah impor Rp 2500/kg, pisang ambon Rp 16000/sisir, pisang raja super Rp 17.500/sisir, pepaya Rp 3.500/kg . Harga semen gresik sekitar Rp 49.300/40kg/zak dan semen tiga roda (abu-abu) Rp 47.250/40kg/zak.
Sedangkan harga jajanan untuk perseiapan Puasa dan Lebaran masih relative stabil seperti emping blinjo kualitas sedang Rp 30.000/kg, kacang tanah kupas Rp 24.000/kg, rambak sapi kualitas sedang Rp 60.000/kg, mente kupas kualitas sedang Rp 94.000/kg, biscuit/roti kaleng Khongguan berkisar Rp 58.000/kg dan sirup ABC Rp 15.000-17,000/botol. (rif)
