KORAN NUSANTARA
indeks Lapsus Surabaya

Menjamurnya Minimarket Di Perkampungan, Tanggungjawab Walikota

erickgolkarSurabaya (KN) – DPRD menilai Walikota Surabaya yang harus bertanggungjawab dalam hal membuat kebijakan atas maraknya pembangunan minimarket di kota ini.  Walikota selaku pembuat kebijakan tentu harus bisa melaksanakan penataan minimarket di Surabaya yang menjamur sampai diperkampungan. Bila Walikota tidak segera bertindak tegas terhadap maraknya pendirian minimarket diperkampungan dan membiarkan yang tak berizin lengkap itu, maka Walikota bisa dinilai tidak peduli dengan usaha kecil warganya (toko pracangan, kios kecil)  hancur karena kalah bersaing dengan toko moderen (minimarket-minimarket) tersebut.

Sebab, walau sudah ada Perda 1/2010 tentang Izin Usaha Toko Moderen, regulasi di Surabaya masih diperkuat dengan Perwali. Dalam Perwali itulah yang mengatur tentang jarak minimal antara minimarket yang satu dengan lainnya. Tetapi kenyataan dilapangan, dalam satu gang di perkampungan ada 2 sampai 3 minimarket dengan jarak yang tak lebih dari 100 meter.

Menurut anggota Komisi A DPRD Surabaya Erick Reginal Tahalele, walau sudah ada Perda dan Perwali, namun pembangunan minimarket itu jauh dari regulasi. “Seharusnya, untuk mengurus izin minimarket yang berupa cabang-cabang itu tetap dilakukan oleh induk minimarket-minimarket tersebut. Namun karena di Surabaya dianggap lemah dalam penegakan aturan, justru regulasi kota ini diinjak-injak dengan membangun minimarket tanpa izin dan asal buka saja tanpa melihat kanan kirinya,” jelas anggota dewan dari Partai Golkar ini, Jumat (15/7).

Ini terbukti melanggar aturan atas penentuan jarak antar minimarket. Bahkan ada ratusan minimarket yang tak memiliki izin lengkap dan bersaing dengan jarak bersebelahan.

“Dalam hal penegakan aturan ini, kami (Komisi A, red) akan mengundang dinas terkait seperti Satpol PP dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Surabaya untuk membicarakannya. Kami harus bereaksi atas hal ini. Dengan melanggar aturan itu, justru mematikan pedagang kecil dengan modal yang kecil,” tegas Erick. (anto)

Foto: Erick Reginal Tahalele.

Related posts

Bangkitkan Perekonomian Warga, Walikota Risma Resmikan Sentra Wisata Kuliner di Eks Lokalisasi Dolly

kornus

HIPAKAD Jatim Berkunjung Ke Makorem 084/Bhaskara Jaya

kornus

Terinspirasi dari Singapura, Dishub Surabaya Luncurkan Aplikasi “Transportasiku”

kornus