Surabaya (KN) – Gerakan yang menamakan diri Masyarakat Surabaya Anti Kekerasan (Masak), gabungan dari 16 LSM, Jumat (17/2) menggelar aksi demo di depan Kebung Binatang Surabaya. Aksi moral ini menolak tindakan kekerasan.
Wacana penolakan dan tuntutan pembubaran organisasi Front Pembela Islam (FPI) yang kini sedang hangat diperbincangkan karena dianggap sebagai sumber terjadinya kekerasan dengan mencatut agama, membuat warga kota Surabaya gerah dan sepakat untuk melakukan aksi tolak tindakan kekerasan.
Dalam orasinya mereka mengatakan bahwa gerakan yang dilakukan hanya menyatakan sikap bahwa masyarakat kota Surabaya menolak semua kegiatan yang mengandung kekerasan dengan mencatut nama agama.
Berbagai spanduk dibentangkan dengan tulisan penolakan aksi kekerasan dengan tanpa menyebut nama organisasi mana yang dimaksud. (red)
