Surabaya, mediakorannusantara.com – Gerakan membasuh kaki orang tua yang diikuti puluhan ribu pelajar di Surabaya mendapat apresiasi dari Pengurus Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur sekaligus Wakil Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jawa Timur Bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Lingkungan, M. Isa Ansori.
Menurutnya pada Senin, 22 Juni 2026, inisiatif yang digagas Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Wanita tersebut merupakan sebuah terobosan penting dalam dunia pendidikan karakter.
M. Isa Ansori menilai bahwa kegiatan massal ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan sebuah langkah nyata untuk menanamkan kembali nilai-nilai bakti, rasa hormat, dan kasih sayang anak terhadap orang tua di tengah derasnya arus modernisasi.
”Gerakan ini merupakan terobosan luar biasa dalam pendidikan karakter anak-anak kita, menanamkan nilai moral tidak cukup hanya dengan teori di kelas, tetapi harus disentuh dengan aksi nyata yang menggetarkan hati seperti ini,” ujar M. Isa Ansori saat memberikan keterangannya pada Senin, 22 Juni 2026.
M. Isa Ansori juga menambahkan bahwa esensi dari membasuh kaki orang tua adalah bentuk kerendahan hati dan pengingat bagi generasi muda akan besarnya pengorbanan yang telah diberikan oleh orang tua mereka selama ini.
Dengan keberhasilan pelaksanaan gerakan ini di Surabaya, LPA Jatim memandang program ini sangat layak untuk diadopsi dan menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain di Indonesia dalam menyusun program penguatan karakter berbasis keluarga.( kn-01)
