KORAN NUSANTARA
indeks Surabaya

Kurang Kesadaran, SKPD Pemkot Enggan Bayar ZIS

Surabaya (KN) – Kesadaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk membayarkan zakat, infaq dan sodaqoh (ZIS), masih kurang. Pembayaran ZIS itu masih minim. Padahal seharusnya pembayaran ZIS ini rutin dilakukan SKPD.logoPemkot_dalam
Dari data Badan Amil Zakat (BAZ) Surabaya, tahun 2011 ini sesuai data pada 30 Juli 2011, hanya ada empat SKPD (kecamatan) yang telah membayarkan ZIS. Yakni Kecamatan Rungkut, Kenjeran, Mulyorejo dan Gubeng.
Hal ini diungkapkan Wakil Sekretaris II BAZ Surabaya Abdul Andika.  Puskesmas juga sudah ada yang membayarkan ZIS-nya. Seperti Puskesmas Medokan Ayu, Pakis, Krembangan Selatan dan Kedurus. Untuk sekolah, dari ratusan yang ada, baru tiga sekolah yang membayarnya, yakni SMKN 4, SMPN 15 dan SDN Krembangan Utara III/606,  ungkap Andika.
Menurut Andika, sesuai data yang ada, masih 40 persen SKPD yang membayar. Kalau di Sidoarjo ada Perda yang mengaturnya, sementara di Surabaya belum ada regulasinya,”  tambah Andika.
Pendistribusinya ada yang berdasar pengajuan dalam bentuk proposal. Kalau sudah menerima tahun ini, maka pada dua sampai tiga tahun mendatang, tak akan menerima lagi. Ini semua demi pemerataan.
Pada penyaluran ZIS tepat HUT RI ke-66, BAZ Surabaya mendistribusikan ZIS sebesar Rp110 juta. Dana itu dibagikan kepada 285 fakir miskin sebesar Rp 85,5 juta, ke 58 pembersih atau penjaga masjid sebesar Rp17,4 juta. Selain itu untuk renovasi tempat ibadah sebesar Rp 4 juta serta untuk promo atau imbauan ZIS dan Fisabilillah sebesar Rp3,1 juta. Pembagian zakat juga akan dilakukan menjelang Idul Fitri. Saat ini sudah ada 70 proposal yang masuk dan akan diseleksi. (Jack)

Related posts

M Sarmuji : HUT ke-58 Momentum Partai Golkar untuk Mengejar Kemenangan Pemilu 2024

kornus

Kaki Menyembul dari Makam Gegerkan Warga Kediri

redaksi

Gubernur Minta KIM Jadi Filter dan Jembatan Informasi Pemerintah dengan Masyarakat

kornus