Surabaya (KN) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim berharap dana naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 bisa selesai dalam minggu depan, atau dua hari kedepan. Dengan begitu tahapan Pilkada Jatim bisa segera dilakukan.“Ya kami tunggu hingga pendatanganan oleh Gubernur Jatim. Kalau besarannya sudah beres semua. Kami tunggu dari biro pemerintahan ada beberapa aturan ketentuan yang memang perlu didiskusikan,” ujar Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito di kantor KPU Jatim, Rabu (9/8/2017).
Disamping menyelesaikan aturan yang masih lebih diperjelas lagi, sekaligus menunggu Gubernur Jatim Soekarwo datang dari luar negeri. Yang memang dalam beberapa minggu terakhir masih melakukan kunjungan kerja ke Italia, Jerman dan Rusia. “Kami masih menunggu bagaimana nanti enaknya. Ya kan pak gubernur (Soekarwo) masih di luar negeri,” ungkapnya.
Sejatinya, Agustus ini telah masuk proses sosialisasi serta diskusi dan konsolidasi dengan KPU daerah. Dalam tahapan tersebut, diperlukan anggaran. Dimana salah satunya bersumber dari NPHD dari Pemprov Jatim. Dengan terlambat turunnya dana tersebut, otomatis menahan tahapan pilkada serentak 2018 mendatang.
“Selama ini ya melakukan Kordinasasi internal dulu. Kan kalau sosialisasi harus mengundang kabupaten/kota. Kami selama ini masih internal KPU. Memang tahapan dibuat mulai Juni lalu,” paparnya. (wan)
