KORAN NUSANTARA
ekbis Hallo Nusantara Headline hukum kriminal Nasional

KPK Sita Miliaran Rupiah dan Tiga Kilogram Emas dalam OTT Pejabat Bea Cukai

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo,

Jakarta, mediakorannusantara.com Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai miliaran rupiah serta logam mulia seberat kurang lebih tiga kilogram dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi temuan tersebut di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Rabu malam. Barang bukti ini diduga kuat berkaitan dengan penangkapan mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea Cukai, Rizal, yang baru saja dilantik sebagai Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Barat pada akhir Januari 2026 lalu.

Operasi yang menjaring Rizal ini menjadi sorotan tajam karena menambah daftar panjang kasus hukum di tubuh Kementerian Keuangan sepanjang awal tahun 2026. Sejauh ini, KPK tercatat telah melakukan lima kali operasi tangkap tangan, di mana tiga di antaranya terjadi di lingkungan internal Kemenkeu. Rentetan aksi penindakan ini dimulai pada awal Januari dengan pengungkapan kasus suap pemeriksaan pajak di KPP Madya Jakarta Utara yang menyeret lima tersangka, termasuk kepala kantor dan konsultan pajak dari pihak swasta.

Tren penindakan KPK terhadap pejabat pajak berlanjut hingga awal Februari 2026. Sebelum melakukan operasi di sektor Bea Cukai, penyidik KPK terlebih dahulu membekuk Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Mulyono, terkait dugaan penyelewengan dalam proses restitusi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) di sektor perkebunan. Intensitas OTT yang tinggi dalam dua bulan pertama tahun ini menunjukkan komitmen lembaga antirasuah dalam mengawasi instansi pengelola pendapatan negara, khususnya pada sektor pajak dan cukai yang sangat rawan terhadap praktik gratifikasi.( wa/an)

Related posts

Mendag Pastikan Revisi Aturan E-commerce Perkuat Produk Lokal dan Lengkapi Regulasi UMKM

Oktober 2014 Jatim Inflasi 0,44 Persen Lebih Rendah Dari Inflasi Nasional

kornus

Dicopot Dari Kabinet SBY, Pengabdian dan Perjuangan Fadel Putus Ditengah Jalan

kornus