ekbis Hallo Nusantara Headline NasionalKoperasi Desa Merah Putih: Ujung Tombak Pemerintah Jaga Stabilitas Harga dan Kendalikan Inflasi by kurniawan mediakorannusantara.com03/08/202503/08/20250467 Share Mataram, mediakorannusantara.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menegaskan bahwa Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih akan menjadi infrastruktur utama pemerintah dalam menggelar operasi pasar. Langkah ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terjangkau dan mengendalikan laju inflasi. “Kopdes nanti menjadi infrastruktur pemerintah. Jadi sekarang kalau kami operasi pasar SPHP, keuntungannya nanti ke Kopdes,” ujar Zulhas saat sosialisasi Kopdes Merah Putih di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu lalu.3/8 Zulhas menjelaskan, dengan lebih dari 80 ribu unit koperasi desa yang tersebar di seluruh Indonesia, upaya pemerintah dalam menyediakan bahan pangan murah bagi masyarakat akan menjadi lebih mudah dan efisien. Selain operasi pasar, Kopdes Merah Putih juga akan menjadi saluran utama penyaluran bantuan pemerintah di sektor pertanian, seperti traktor dan alat pemanen padi. “Segala macam [bantuan] kami berikan kepada koperasi desa, agar mereka bisa menyewakan alat-alat itu supaya menjadi penghasilan bagi koperasi desa,” imbuh Zulhas. Kopdes Merah Putih sendiri adalah lembaga ekonomi yang beranggotakan masyarakat desa atau kelurahan. Lembaga ini dibentuk untuk meningkatkan kesejahteraan melalui prinsip gotong royong, kekeluargaan, dan partisipasi bersama. Inisiatif pembentukan koperasi desa ini didasari oleh semangat ekonomi kerakyatan, bertujuan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa dengan landasan gotong royong dan saling membantu. Menurut data Kementerian Koperasi, dari total 83.762 desa/kelurahan di Indonesia, Kopdes Merah Putih saat ini telah mencapai 81.147 unit yang tersebar di seluruh penjuru Nusantara. Untuk memastikan keberhasilan program ini, Zulhas mengimbau para kepala daerah untuk rutin berdialog setiap pekan dengan para kepala desa terkait Kopdes Merah Putih. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan wawasan para pengurus koperasi desa. “Para bupati dan wali kota kalau bisa tiap minggu (diskusi), agar lengkap pengetahuan para kepala desa dan koperasi bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya. ( wa/ar)