Banjarmasin (KN) – Kontingen PWI Jatim sukses berhasil meraih medali emas pertama pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XI/2013 di Banjarmasin Kalimantan Selatan. Kontingen PWI Jatim itu adalah Mustaqim dari cabor biliar yang berhasil meraih emas, Minggu (15/9/2013). Sukses Mustaqim ini merupakan emas pertama bagi kontingen PWI Jatim. Dia meraih emas setelah di final mengalahkan pebiliar Maluku, Johny dengan skore 6-1 di di Galaksi Billiar, Banjarmasin.
Akhmad Munir, Ketua PWI Jatim, usai pertandingan menyatakan syukur Alhamdulillah Jawa Timur berhasil meraih emas pertama. Ini sebuah obat prestasi luar biasa, dimana pada beberapa jam sebelumnya tim futsal U-40 yang pernah meraih emas di Porwanas X di Palembang sudah tersingkir di penyisihan.
Perjalanan Mustaqim yang akrab dipanggil Ambon menggapai juara penuh dengan jalan terjal. Setelah lolos ke babak 16 besar, lawan-lawan yang dihadapi cukup tangguh, karena memiliki kemampuan yang seimbang. Di babak 16 besar, Ambon mengalahkan Dadang (Jabar) 5-2. Di babak 8 besar (perempat final), Ambon menyingkirkan Firman (Sulut) dengan skore 5-3.
Di semifinal, Ambon menyingkirkan pebiliar andalan Papua, Agus 6-2. Baru di laga puncak, Ambon bertemu lawan ringan, Johny dari Maluku. Ambon hanya kehilangan satu game di game ke tiga. Namun, setelah skor 2-1, Ambon leading dan menutup game ketujuh dengan skore 6-1.
Setelah sukses merebut satu emas, biliar masih membidik emas di nomor ganda dan beregu. Di nomor ganda, Jatim menurunkan Ambon/Wetley. Sedangkan beregu menampilkan trio Ambon, Dhani dan Wetley. “Dua nomor itu berpeluang dapat emas,” terang Tony Ho, pelatih Jatim.
Sementara itu, dicabor lainnya, tim Jatim juga masih melenggang ke babak selanjutnya. cabor bola voli, Jatim sudah memetik dua kemenangan atas Kalimantan Tengah dan DKI Jakata melalui angka masing-masing 3-0. Kemudian catur, tenis lapangan, bulu tangkis, tenis meja juga sedang bertandingan di penyisihan.
Sementara tim futsal Jatim usia di atas 40 tahun gagal menembus babak perempat final, setelah dua kali kalah atas tuan rumah Kalimantan Selatan. Tim futsal di atas usia 40 tahun harus tersingkir lebih awal pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2013 menyusul kekalahan 5-6 di GOR Futsal Upik Banjarmasin, Minggu (15/9/2013).
Sebelumnya, Jatim dan Kalsel yang tergabung di Grup F sudah bertemu, Sabtu (14/9/2013). Laga tersebut, Jatim dipaksa menyerah 4-9. Karena satu grup hanya terisi dua tim, maka Jatim dan Kalsel bertemu lagi untuk menentukan juara grup untuk lolos ke perempat final.
Seperti diketahui, Tim Futsal Jatim U-40 yang datang ke Banjarmasin dengan status juara bertahan akhirnya harus rela melepas medali emas ke tim lainnya. Dari dua laga, Jatim tidak memperoleh nilai di Grup F. Jatim merupakan juara futsal Porwanas 2007 di Samarinda dan 2010 di Palembang. “Pemain tampil dibawah tekanan dan emosi. Seharusnya pemain fokus ke permainan, saya saja yang protes saja,” sebut Dayat, pelatih futsal Jatim, usai laga.
Dari cabang olahraga futsal, Jatim masih menaruh harapan kepada tim di bawah usia 40 tahun. Jatim memetik satu kemenangan dari Bali 7-4 pada pertandingan pertama, Sabtu (14/9/2013) di Grup A. Jatim masih bermain di penyisihan grup lawan Malauku Utara, Selasa (17/9/2013). Jika mampu bermain setidaknya draw, sudah cukup bagi tim atim untuk melaju ke babak perempat final. (red)
