Surabaya (KN) – Kabar gembira bagi tenaga Pendidik Anak Usia Dini (PAUD) di Surabaya. Pasalnya, dalam pembahasan Rancangan Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2015, Komisi D DPRD Surabaya yang membidangi pendidikan dan kesra mengusulkan kenaikan anggaran untuk bunda PAUD yang cukup signifikan.Anggota Komisi D Baktiono menyatakan, Pemerintah Kota sebelumnya mengusulkan anggaran sebesar Rp 840 juta untuk post bunda PAUD terpadu dalam RAPBD 2014. Kemudian, komisinya mengajukan penambahan sekitar Rp 560 juta lebih. Itu artinya total anggaran untuk bunda PAUD tahun 2015 mendatang menjadi Rp 1,4 miliar lebih. “Penambahan itu nanti tinggal disahkan di badan anggaran (Banggar),” ujar Baktiono, jumat (7/11/2014).
Menurut Baktiono, penambahan anggaran untuk pos PAUD terpadu ini adalah bentuk kepedulian anggota dewan terhadap kesejahteraan bunda PAUD yang ada di Kota pahlawan. Mengingat dari tahun ke tahun jumlah uang transport yang diberikan selalu bertambah.
“Dulu awalnya bunda PAUD hanya mendapat Rp 25 ribu, lalu kita tingkatkan menjadi Rp 50 ribu. Kita tingkatkan lagi menjadi Rp 100 ribu. Terus Rp 150 ribu dan sekarang kita tingkatkan menjadi Rp 250 ribu,” jelasnya.
Selain memberikan peningkatkan uang transport, anggota dewan juga mengusulkan beasiswa bagi para bunda PAUD. Baktiono mengungkapkan, saat ini jumlah bunda PAUD di Surabaya mencapai 5613.
“Mereka itu kan relawan dan tidak mendapatkan bayaran. Jadi sudah sepantasnya kalau para bunda PAUD mendapat perhatian lebih,” tandas politisi dari PDIP ini .
Wakil Ketua Komisi D Junaedi menyatakan, bunda PAUD di Surabaya telah memberikan kontribusi luar biasa bagi anak-anak di Surabaya. Sehingga mereka layak mendapatkan kenaikan uang transport.
“Bunda PAUd telah banyak berjasa bagi citra Kota Surabaya. Khususnya dalam mendidik anak anak kecil. Itu sangat penting, karena anak anak itulah yang nantinya akan menjadi penerus kita,” terang Junaedi. (anto)
