KORAN NUSANTARA
Hallo Nusantara Headline Nasional

KLHK cegah Biodiversitas dicuri peneliti asing

Jakarta, mediakorannusantara.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengambil langkah tegas untuk menjaga dan mencegah pengambilan keanekaragaman hayati, termasuk kekayaan genetik yang dimiliki oleh Indonesia.

“Ada aturan terkait dengan peneliti asing. Itu kita terapkan dan memang bisa diambil dengan sampel tertentu. Memang harus ketat,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Taman Nasional Gunung Leuser Jefry Susyafrianto dalam diskusi daring yang diadakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan diikuti dari Jakarta, Kamis.4/7

Untuk menjamin tidak ada tindakan pencurian biodiversitas yang dimiliki oleh Indonesia, lanjut dia, KLHK bekerja sama dengan kepolisian wilayah tempat penelitian dilakukan dengan menginformasikan keberadaan peneliti yang melakukan studi di wilayah tersebut

Ia mengatakan pemeriksaan juga dilakukan ketika peneliti ingin keluar dari wilayah penelitiannya dan jika ada pelanggaran maka KLHK juga akan memberikan teguran kepada institusi yang membawa peneliti asing tersebut.

Selain itu, kata Jefry yang juga menjabat sebagai Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM KLHK itu, penegakan hukum dan peningkatan kapasitas petugas untuk memastikan ketaatan para peneliti.

Dalam kesempatan itu dia memastikan KLHK juga terus melakukan bioprospeksi terhadap keanekaragaman hayati di Indonesia untuk mengeksplorasi sumber biologi dan genetik lokal untuk mengembangkan produk-produk komersial yang berkelanjutan.

Terkait regulasi genetik dan penggunaannya, kata dia, kini masih dalam proses. Jefry mengatakan KLHK terus berkomunikasi dengan Kementerian/Lembaga (K/L) terkait dengan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) dari bioprospeksi

“Terkait pengembangan bioprospeksi memang sampai saat ini kami di lapangan masih mengidentifikasi dan juga masih menjaga dan melindungi sumber-sumber bioprespeksi yang ada di wilayah kawasan konservasi,” ucap Jefry. ( ar/wan)

 

Related posts

Menkeu Tindak Tegas Oknum Penyusup Vendor Sistem Coretax

Pakde Karwo: Kondisi Ekonomi Jatim Triwulan I 2018 Berjalan Baik

kornus

PAD APBD Jawa Timur 2026 Diproyeksi Drop 6,94 Persen, Fraksi Gerindra DPRD Jatim Dorong Digitalisasi Pajak

kornus