KORAN NUSANTARA
indeks Surabaya

HUT Dekranasda Ke-31 Pemkot Surabaya Gelar Pameran Kerajinan di Mall

Surabaya (KN)- Dalam rangka Hari Ulang Tahun Dekranasda ke-31 Pemerintah Kota Surabaya kembali menggelar pameran kerajinan di mall terkemuka (CITO). Setelah sebelumnya menggelar pameran di BG Junction dan Royal Plaza, kali ini, pameran yang diikuti jumlah peserta lebih banyak ini digelar Dekranasda Kota Surabaya di Atrium City of Tomorrow (CITO) Surabaya.
Pameran yang digelar pada tanggal 4 s/d 13 Maret 2011 ini akan dibuka secara resmi oleh Walikota Surabaya dan Ketua Dekranasda Kota Surabaya pada 4 Maret 2011 pukul 14.00. Pameran berlangsung di Atrium City of Tomorrow (CITO) ini menampilkan berbagai produk kerajinan hasil karya para pengrajin anggota Dekranasda Kota Surabaya, mulai dari asesoris, garmen, bunga kering dan home decoration.
Ketua Dekranasda Kota Surabaya Ir Antiek Sugiharti, MSi mengatakan, pameran ini merupakan salah satu upaya lebih memperkenalkan produk-produk pengrajin Kota Surabaya kepada masyarakat luas. ”Dan bagi pengrajin pameran seperti ini akan sangat berarti karena membuka wawasan mereka mengenai peluang pasar, diversifikasi produk dan upaya meningkatkan kualitas kerajinan yang dihasilkan,” kata Antiek.
Diantara peserta pameran, terdapat sejumlah pengrajin pemula yang sebagian besar adalah ibu-ibu rumah tangga yang telah mengikuti pelatihan di beberapa instansi di Pemerintah Kota Surabaya, antara lain Bappemas, Dinas Perdagangan dan Perindustrian serta Dinas Koperasi dan UMKM. ”Mereka ini harus terus dibina dan disemangati agar tumbuh jiwa wirausahanya dan tidak mudah putus asa menghadapi persaingan pasar,” tambahnya.
Disela acara pameran juga akan diselenggarakan workshop dan pelatihan bagi pengunjung untuk membuat berbagai kerajinan yang dipamerkan, antara lain membuat sulam, glass painting, bunga kering, pelatihan membuat buku, smok, clay, batik celup, sepatu lukis, dan lain-lain.  Di arena pameran juga dibuka stan yang melayani pengurusan izin usaha bagi pengunjung yang ingin mendaftarkan usahanya.
Pada pembukaan pameran juga akan diserahkan sumbangan beasiswa dan barang kepada putra-putri pengrajin yang kurang mampu. Sumbangan dari Asosiasi Masyarakat Korea di Surabaya ini berupa uang sebesar Rp 15 juta, 4 sepeda, 2 unit digital piano, 90 pasang sepatu, 180 pasang kaos kaki  dan 28 tas sekolah.(red/Humas).

Related posts

Gubernur Khofifah Pastikan Stok Hewan Kurban di Jatim Penuhi Kriteria ASUH

kornus

Polda Jatim Libatkan 1.300 Personel dalam Operasi Patuh Semeru 2019

redaksi

Poros Islam Diprediksi Menangkan Ajang Pilpres 2019

redaksi