KORAN NUSANTARA
Headline indeks Jatim

Gubernur Soekarwo Pastikan November Ganti Rugi Korban Lapindo Tuntas

LapindoSidoarjo (KN) – Nasib para korban bencana lumpur Lapindo Sidoarjo hingga yang belum mendapatkan kepastian, kini bisa sedikit bernafas lega. Pasalnya, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo telah memastikan jika penyelesaian ganti rugi para korban dapat selesai pada November mendatang.“Saya terus berusaha memperjuangkan ganti rugi korban lumpur Lapindo Sidoarjo dan kabarnya, pelunasan dapat dilakukan November,” kata Soekarwo saat dikonfirmasi di Hotel Utami Sidoarjo, Minggu (26/5/2013) petang.

Kepastian itu, kata dia, diperoleh dari hasil pertemuannya dengan pemilik PT Minarak Lapindo Jaya (MLJ), Aburizal Bakrie (icap). “Saya menghadap Pak Ical dan mengajak Pak Martono (Ketua DPW Partai Golkar Jatim) untuk meyakinkan beliau. Saya mendapat jadwalnya bahwa November ini selesai. Pelunasan ganti rugi korban akan lunas November. Karena kita tahu lah susah sekali mendapatkan duit sebanyak itu,” ujarnya.

Soekarwo berharap pelunasan ganti rugi tersebut tidak ditunda lagi agar para korban bisa hidup tenang sehingga tidak ada lagi aksi yan dilakukan seperti memblokir jalan dan lainnya. Menurut dia, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga akan mengawal pelunasan ganti rugi korban lumpur Lapindo agar janji tersebut ditepati dan tak sampai pihak Lapindo ingkar lagi.

“Janji itu kan ada dua. Pertama ditepati, yang kedua janji itu teknis untuk menepatinya dan harus dibicarakan,” kata Pakde Karwo. Ketika pihak Lapindo menyatakan akan menyelesaikan ganti rugi korban lumpur, tentu sudah ada beberapa pertimbangan. Artinya, upaya konkrit untuk mewujudkan janji tersebut.

Kata Soekarwo, janji sebelumnya yang dilontarkan oleh pihak Lapindo masih kualitatif. Tentunya, persoalan ini membutuhkan bukti konkrit. “Tidak sebatas kualitatif tapi harus menjadi teknis. Pemprov Jatim tentunya berkewajiban memfasilitasi sebagai perwakilan negara,” katanya.

Kendati ada kepastian janji yang diberikan pihak MLJ, menanggapi keluhan dan aksi protes korban Lapindo yang akhir-akhir ini kembali turun ke jalan untuk menuntut pelunasan ganti rugi, ia juga mendesak Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) untuk segera mengambil langkah dalam perkara tersebut. (kar)

 

Foto : Luapan lumpur Lapindo

Related posts

Mabes TNI AU siapkan tiga Unit Pesawat tempur Amankan KTT ASEAN

Mahfud minta Ormas Islam Kawal Pemilu 2024 berjalan Sesuai Kadwal

TNI siapkan 1.000 lebih alutsista untuk Parade saat HUT di Monas