Sidoarjo (KN) – Aksi demo yang dilakukan warga desa Reno Kenongo, Porong, Sisoarjo, Kamis (15/3), membuat Gubenrnur Jatim Soekarwo kesal. Kekesalan pria yang akrab disapa Pak Dhe Karwo ini lantaran dalam aksi demo itu warga memblokir jalan Raya Porong. Tak pelak arus dari Surabaya-Malang dan sebaliknya lumpuh total.
Dari pengamatan dilapangan, para pendemo melintangkan truk di tengah jalan dan berorasi menuntut kejelasan ganti rugi mereka. Aksi ini langsung ditanggapi oleh Gubernur Soekarwo.
Menurut penuturan Gubernur, dirinya sangat menyesali apa yang dilakukan oleh para pendemo. Hal tersebut karena sebelumnya ia telah memberitahukan kalau akan memfasilitasi semua.
“Kemarin kan saya sudah katakan, jika saya akan fasilitasi semua, ada acara seperti ini, ditutup. Boleh adakan demonstrasi tetapi di depan Grahadi atau di DPRD Jatim saja. Jangan menutup fasilitas umum,” kata Pak Dhe.
Sebelumnya diberitakan warga desa Reno Kenongo yang menjadi korban lumpur Lapindo memblokir jalan raya Porong, Sidoarjo. Aksi warga Reno Kenongo ini digelar di depan Pos Pantau BPLS, Desa Siring, Porong Sidoarjo. Akibatnya, Kamis (15/3) jalur dua arah itu lumpuh total.
Aksi demo yang dilakukan seiring dengan peresmian arteri baru Porong ini, menuntut pelunasan pembayaran lahan warga yang terkena luberan lumpur Lapindo. (bud)
Foto : Warga Porong, Sidoarjo lakukan aksi blokir jalan Raya Porong, Kamis (15/3)
