Surabaya (KN) – Gubernur Jawa Timur saat peringatan HUT Satpol PP Ke- 62 di lapangan stadion Gajah Mada Mojokerto, Selasa (13/3) mengatakan, guna menghidari kekerasan dan anarkis dalam menegakkan peraturan Daerah di kalangan masyarakat, Satuan Polisi Pramong Praja (Satpol PP) se-Kabupaten/Kota di Jawa Timur dituntut mampu menegakkan secara tegas namun tetap humanis atau berjiwa kemanusian.“Saya minta, Satpol PP di Kabupaten/Kota di Jatim untuk melakukan pendekatan ke masyarakat dengan menyapa dan hilangkan sikap arogansinya saat melakukan penertiban di lapangan, karena sikap arogan dapat menimbulkan aksi kekerasan,”ujar Gubernur Jawa Timur saat peringatan Hut Satpol PP ke 62 di lapangan stadion Gajah Mada Mojokerto, Selasa (13/3)
Ia menjelaskan wajah tegas berarti tidak mengenal kompromi dan tidak terpengaruh oleh berbagai godaan yang melanggar hukum dan sumpahnya. Di sisi lain, wajah humanis diperlukan untuk melindungi dan melayani serta berorientasi pada prestasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Gubernur, saat ini tugas Satpol PP sangat berat hampir sama dengan TNI dan kepolisian. Bedanya, Satpol PP tidak mempunyai wewenang utuk menangkap atau pun menghukum, tetapi hanya bertugas membantu menertibkan.
Orang nomor satu di Pemp0rov jatim ini juga meminta prosedur ketetapan (protap) pada Satpol PP dijelaskan tentang melindungi masyarakat dari berbagai anarkisme. “Kita tidak bisa menyejahterakan masyarakat kalau ketakutan menghantui mereka. Masyarakat harus merasa aman dan nyaman saat mencari rejekinya untuk meningkatkan kesejahteraan,” tutur Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim Soekarwo.
Keberadaan Satpol PP telah diatur dalam UU No. 34 Tahun 2004 pasal 7 yang bertugas membantu Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban umum dan keamanan. Pada peringatan hari lahir Satpol PP ini diharapkan menjadi wahana instrospeksi dan evaluasi, sehingga membuahkan jati diri aparat penegak hukum. Selain itu, meningkatkan kualitas pembinaan disiplin serta profesionalisme anggota di jajaran Satpol PP se Jawa Timur serta memantapkan dan mengkoordinasikan kesiapan Satpol PP dalam penegakan Peraturan Daerah dan Perundang-Undangan yang lainnya.
Kegiatan ini juga bisa dijadikan ajang silahturahmi dengan para personil Satpol PP dari Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Dalam perkembangannya, Satpol PP menjadi ujung tombak keamanan di wilayahnya masing-masing. Karena itu, penting bagi semua anggota untuk menguasai daerahnya dan terus memantau serta mengamankan semua kegiatan yang berlangsung di daerahnya. (yok)
