KORAN NUSANTARA
Headline indeks Jatim

Gubernur Jatim Khofifah Gelar Tasyakuran atas Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional untuk Marsinah di Gedung Negara Grahadi

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan foto Marsinah dalam bingkai kepada pihak keluarga yang disaksikan Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, disela Tasyakuran di Gedung Negara Grahadi, Selasa (11/11/2025) siang.

Surabaya (mediakorannusantara.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar acara tasyakuran di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (11/11/2025) siang, sebagai ungkapan rasa syukur atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Marsina, pejuang buruh asal Nganjuk.

Marsinah resmi dianugerahi gelar Pahlawan Nasional 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto pada upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). Gelar tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 116/TK Tahun 2025, bersama sembilan tokoh lain, termasuk Presiden ke-2 RI Soeharto.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada semua pihak yang telah berjuang mengusulkan Marsinah hingga akhirnya dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional.

“Sebenarnya sejak Desember 2022 sudah diajukan, tetapi masih ada kelengkapan yang harus dipenuhi. Semua erikat pekerja sudah sepakat Marsinah layak diajukan sebagai pahlawan. Yang paling penting adalah menyiapkan data primer peristiwa tahun 1993. Kami bersama Gus Ipul dan Mensos bahkan ikut mencari arsip media tahun itu,” ujar Khofifah.

Khofifah juga berterima kasih kepada Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) dari Jawa Timur dan Nganjuk, serta Bupati Nganjuk Marhaen yang terus mengawal proses pengusulan hingga ke tingkat nasional.

“Ini adalah kekuatan doa kita semua. Marsinah, sosok sederhana yang berjuang membela kaum pekerja, kini diakui sebagai pahlawan bangsa. Kita patut bersyukur atas pengakuan ini,” tambahnya.

Dalam acara tersebut, kakak Marsinah, Marsini, turut hadir dan menyampaikan rasa haru serta terima kasih kepada semua pihak yang telah berjuang hingga nama adiknya mendapat pengakuan dari negara.

“Alhamdulillah, saya berdiri di sini berkat adik saya. Terima kasih Ibu Gubernur, Bupati Nganjuk, TP2GD, Presiden, SPSI, dan teman-teman buruh yang mendukung perjuangan ini. Kemarin saya sudah menerima sertifikat Marsinah sebagai Pahlawan Nasional asal Nganjuk,” tutur Marsini dengan mata berkaca-kaca.

Acara syukuran ditandai dengan pemotongan tumpeng yang diserahkan kepada perwakilan keluarga Marsinah, Gubernur Khofifah, Bupati Nganjuk  Marhaen Djumadi, dan perwakilan serikat pekerja. Sebagai kenang-kenangan, Gubernur Khofifah juga memberikan foto Marsinah dalam bingkai kepada pihak keluarga. (KN01)

Related posts

Anwar Usman ajukan banding atas putusan PTUN Jakarta

Retribusi Kebersiahanmencekik, Komisi B Tuding DKP Ngawur Dalam Menggali Sumber Pendapatan

kornus

Zakat ASN Pemkot Surabaya untuk Pemberdayaan UMKM

kornus