KORAN NUSANTARA
Headline indeks Jatim

Gubernur Bersama Jajaran Pemprov Jatim Akan Bahas Usulan Buruh

Surabaya (KN) – Usulan buruh di Jatim kepada Gubernur Jawa Timur akan dibahas jajaran Pemprov Jatim dan instansi terkait pada Rabu 3 Mei 2017 hari ini. Rencana pembahasan tersebut disampaikan Gubernur Soekarwo dihadapan para buruh saat Peringatan Hari Buruh Internasional 2017 di depan Kantor Gubernur Jatim Jl Pahlawan Surabaya, Senin (1/5/2017) sore.Menurut Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim Soekarwo, tiga hal pokok yang akan dibahas. Pertama, Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) terutama Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten. Gresik, dan Kabupaten Mojokerto. Untuk Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Pasuruan telah memenuhi syarat dan akan dicek lagi.

“UMSK yang Sidoarjo dan Pasuruan datanya sudah lengkap dan baru masuk di provinsi. Data yang sudah masuk akan dicek dan dirapatkan dengan menunjukkan syarat-syarat UMSK tersebut,” ujarnya.

Sedangkan untuk Kabupaten Gresik dan Kabupaten Mojokerto, lanjutnya, pihaknya akan melakukan pendekatan atau rekoordinasi dengan Bupati Gresik dan Bupati Mojokerto dengan memperhatikan permasalahan yan terjadi di daerah masing-masing.

“Saya bersama Kapolda melalui Kapolres dan Pangdam V/Brawijaya melalui Dandim akan membicarakan bersama Bupati Gresik dan Bupati Mojokerto untuk menanyakan permasalahan yang sedang terjadi,” jelas Pakde Karwo.

Kedua, terkait Peraturan Gubernur Tahun 2016 yang tidak memberikan batasan upah minimum. “Pergub yang tidak ada batas akan direvisi, harus ada batasnya. Ini yang membuat Polisi tidak bisa bertindak karena tidak ada batasnya,” tegasnya.

Ketiga, mengenai disparitas besaran UMK antara kabupaten dengan kota dalam satu wilayah yang dikenal dengan ring satu dan disparitas antar daerah di Jatim. Sebagai contoh di Ponorogo Rp. 1,4 juta, Sampang Rp. 1,2 juta dan di Surabaya Rp. 3,260 juta.

Untuk itu, Pakde Karwo akan segera berkoordinasi dengan kepala daerah tentang survey KHL dan meminta Dewan Pengupahan Provinsi memantau pelaksanaan suvery KHL tersebut. “Disparitas itu kalau dibiarkan akan semakin jauh. Untuk itu perlu dibahas lebih lanjut mengenai besaran UMK antar daerah di Jatim. Sebab adanya ring satu, dua, dan tiga itu dulu juga merupakan usulan buruh,” tuturnya.

Poin lainnya yang tidak kalah penting dan masuk dalam pernyataan bersama antara Gubernur Jatim dengan Serikat Pekerja/Serikat Buruh di Jatim yakni pelaksanaan upah yang tidak sesuai dengan UMK. Untuk mengatasinya, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait.

Dalam kesempatan itu, Pakde Karwo juga menjelaskan, pihaknya akan melakukan penataan personil Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan di daerah sesuai dengan kebutuhan berdasarkan sebaran industri di kabupaten/kota. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pelayanan ketenagakerjaan di Jatim.

Teruskan Aspirasi ke Pusat

Pakde Karwo juga akan meneruskan kepada pemerintah pusat mengenai semua usulan dan aspirasi pekerja/buruh di Jatim yang kewenangannya ada di tingkat nasional. “Tidak boleh gubernur membuat diskresi karena bukan kewenangan. Kebijakan yang bukan kewenangan provinsi akan disampaikan ke Jakarta,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten Pasuruan Jazuli mengatakan, perwakilan pekerja buruh akan mencatat dan mendengar apa yang telah dijanjikan Gubernur Jatim. Yang menjadi perhatian penting yakni UMSK khususnya di Kabupaten Gresik dan Kabupaten Mojokerto.

Selain itu, juga mengenai disparitas besaran UMK agar tidak ada perbedaan yang jauh antar daerah. “Kami bersama-sama akan mengawal janji Pakde Karwo. Harapannya agar semua usulan cepat terealisasi,” ujarnya.

Untuk memeriahkan Hari Buruh Internasional 2017, di depan Kantor Gubernur Jatim terdapat sebuah panggung besar berukuran 12 x 8 meter menghadap ke barat. Tak hanya panggung, dalam peringatan May Day kali ini juga dilakukan pemotongan tumpeng antara Gubernur Jaim, Forum Pimpinan Daerah dengan para buruh. (wan)

Related posts

Korban Demo DPR Akbar Alamsyah Dimakamkan, Sang Ibu Histeris

redaksi

Anwar Sadad Siap Maju Pilgub Jatim 2024

kornus

Hadiri Pelantikan DPW MUKI Jatim, Pj Gubernur Adhy Karyono Ajak Bersinergi Bangun Moderasi Beragama

kornus