KORAN NUSANTARA
ekbis Surabaya

DPRD Surabaya Akan Panggil Petugas Entry Data Guna Bongkar Dugaan Korupsi di Dispendukcapil

main-Adies-Kadir-BaruSurabaya (KN) – DPRD Surabaya akan memanggil petugas entry data di Dispenduk Capil Kota Surabaya untuk membongkar kasus dugaan korupsi dana pemutakhiran data senilai Rp 3,5 miliar yang melibatkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kartika Indrayana.Adies Kadir Anggota Komisi A DPRD Surabaya kepada wartawan, Sabtu (20/8) mengatakan, dengan adanya pemanggilan petugas entry data itu diharapkan akan dapat segera diungkap dugaan korupsi yang terjadi di Dispenduk Capil Surabaya tersebut.
Menurut anggota dewan dari Fraksi Golkar ini, dugaan korupsi itu terjadi karena Kartika Indrayana Kadispendukcapil dilaporkan stafnya melakukan pemotongan honor petugas entry data dari Rp13 juta untuk setiap orang menyusut jadi Rp 2,2 juta.
Pemotongan honor yang sangat besar itu akhirnya menimbulkan polemik, karena tidak dibicarakan lebih awal dengan para petugas entry data. Untuk itu dewan akan memanggil para petugas entry data agar dapat kepastian pemotongan honor itu, ada kesepakatan awalnya atau tidak.
Sementara Kartika Indrayana Kadispenduk Capil Surabaya masih tetap enggan memberi tanggapan tentang kasus dugaan korupsi yang terjadi di dinas yang dipimpinya itu.
Kasrtika tampak pasrah, dia akan memasrahkan sepenuhnya kasus itu pada hasil penyelidikan polisi yang masih berjalan di Polda Jawa Timur.
Selain polisi Inspektorat Pemkot Surabaya juga sudah mulai turun mengungkap dugaan korupsi yang terjadi di Dispenduk Capil. (anto)

Foto : Adies Kadir

Related posts

Ketua DPR minta Pemerintah Matangkan Strategi Sebelum Cabut Kebijakan PPKM

Limbah Baterai Kendaraan Listrik Bisa Jadi Sentra Ekonomi Baru

Seleksi Calon Komisioner KPU Surabaya Hanya Formalitas, 5 Nama Diduga Tititipan Beredar di Broadcast BBM

kornus