KORAN NUSANTARA
Headline indeks Jatim

DPRD Jatim Minta Pemberian Kartu Pra Kerja Tepat Sasaran

Surabaya (MediaKoranNusantara.com) – Anggota Komisi E DPRD Jatim Suwandi mengatakan pihaknya berharap pemberian kartu pra kerja bagi pencari kerja di Jatim yang dilakukan oleh pemerintah pusat harus tepat sasaran.“Kami minta nantinya jika kartu pra kerja yang diberikan kepada masyarakat yang belum mendapat pekerjaan benar-benar yang berhak. Bukan yang sudah kerja tapi ngakunya belum kerja. Harus ada data kongkrit jumlah pengangguran di Jatim dan yang berhak menerima kartu tersebut,”ungkap pria yang juga aktivis perburuhan ini saat dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (2/1/2020).

Politisi asal Partai Nasdem ini mengatakan perlu adanya pengawasan dari beberapa pihak-pihak terkait termasuk pihak kepolisian sebagai antisipasi adanya penyelewengan pemberian kartu pra kerja tersebut.

“Memang niatnya pemerintah baik, yaitu membantu mensejahterakan bagi pencari kerja di Jatim ini dengan memberikan subsidi bagi yang belum mendapat kerja. Tapi harus benar-benar tepat sasaran,”jelasnya.

Di awal tahun 2020, Presiden RI Jokowi memerintahkan pembagian kartu pra kerja sudah mulai dilaksanakan di bulan Januari 2020 ini. Pemegang Kartu Pra Kerja nantinya dapat memilih langsung bidang pelatihan atau kursus yang diminati, melalui platform digital dari pemerintah. Dalam kartu pra kerja tersebut dicetak secara digital dan didalamnya berisikan saldo sebesar antara Rp 3 juta hingga 7 juta lebih.

Untuk bisa mendapatkan kartu tersebut bukan diperuntukkan bagi pengangguran, namun diperuntukkan bagi para pengantin baru ini masuk kedalam program sertifikasi nikah. Kartu tersebut juga berlaku untuk masyarakat yang terkena PHK dan ingin mendapatkan pekerjaan baru.

Setelah calon pengantin menyelesaikan bimbingan nikah selama tiga bulan, mereka yang tidak mempunyai sumber penghasilan diperkenankan mengikuti pelatihan lanjutan alias pra kerja

Uang (yang ada di dalam kartu) itu digunakan untuk membiayai program pelatihan yang diambil oleh para pencari kerja Selain pelatihan pra kerja, pengantin baru yang memilih membuka usaha sendiri ketimbang bekerja juga dimudahkan untuk memperoleh kredit usaha rakyat (KUR). (KN01)

Related posts

Kapolrestabes Apresiasi Kunjungan Silaturahmi Kebangsaan DPD PKS Surabaya di Mapolrestabes

kornus

Kantor Baznas Padang Terbakar, Arsip dan Uang Puluhan Juta Rupiah Ludes

redaksi

Hanya 34 Persen Anak Masuk Sekolah Negeri, Komisi E DPRD Jatim Minta Orang Tua Realistis

kornus