Surabaya (KN) – Banyaknya musibah kebakaran di Surabaya akhir-akhir ini, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan akan bahaya kebakaran. Sebab, di tengah cuaca panas terik seperti di Surabaya saat ini, sudah terjadi 24 kasus kebakaran.Imbauan ini disampaikan Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Surabaya. 24 Kasus kebakaran ini menunjukkan ada tren naik jumlah kebakaran di kota Surabaya.
Banyaknya musibah kebakaran ini diawali beberapa penyebab, diantaranya adalah hubungan arus pendek (korsleting) listrik. Karenanya masyarakat diminta meningkatkan pencegahan terjadinya penyebab kebakaran.
Kepala Dinas Kebakaran Pemkot Surabaya, Candra Oratmangun menjelaskan bahwa pihaknya dan instansi terkait terus melakukan sosialisasi kepada warga guna waspada terhadap kebakaran. “Diantaranya dengan memberikan peahaman kalau cuaca panas dewasa ini bisa menjadi penyebab meningkatnya kejadian kebakaran,”.
Ia menambahkan, hal yang harus dilakukan warga Surabaya guna mengantisipasi kebakaran adalah dengan mengecek instalatir listrik setiap 5-6 tahun sekali. Pemakaian listrik sesuai dengan kapasitas instalatir terpasang, dan menghindari penggunaan instalatir listrik tidak resmi.
Candra mengatakan, pihaknya selalu menyiapkan sekitar 43 armada pemadam kebakaran dan mobil operasional penunjang dalam rangka kegiatan pemadaman kebakaran.
Adapun empat unit pemadam kebakaran merupakan unit pemadam kebakaran dengan ketinggian tangga mencapai 52 meter. Satgas pemadam kebakaran dan juga armada yang disediakan selalu siap siaga saat menjalankan tugas.(anto)
Foto : Candra Oratmangun, Kepala Dinas Kebakaran Pemkot Surabaya
