KORAN NUSANTARA
indeks Nasional

BPK Waspadai Transaksi Penyerapan Anggaran Pemerintah Di Akhir Tahun

Jakarta (KN) – Dalam melakukan audit pengelolaan keuangan pemerintah, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selalu mewaspadai transaksi-transaksi yang dilakukan pada akhir tahun. Pasalnya, penyerapan pemerintah di akhir tahun biasanya menggelembung.

Wakil ketua BPK Hasan Bisri berpendapat, menggelembungnya penyerapan pemerintah di akhir tahun terindikasi rawan permasalahan. “Serapan anggaran yang selalu rendah di awal tahun dan menggelembung di akhir tahun dirasa BPK pasti ada masalah,” ujar Hasan di kantor BPK, Jakarta, Selasa (4/10).

Hasan menambahkan, dari hasil-hasil audit sebelumnya, BPK sudah bisa memetakan entitas mana yang paling gencar melakukan penyerapan di akhir tahun. “Adanya indikasi itu sendiri kita sudah punya, di mana kami akan waspada mengenai transaksi-transaksi di ujung tahun,” tambahnya.

Oleh sebab itu dalam melakukan Audit Tahunan BPK selalu menekankan para auditor yang bertugas agar lebih teliti dengan penyerapan yang dilakukan pemerintah khususnya di akhir tahun. “Kita selalu mengingatkan auditor pada saat melakukan audit untuk waspada pada transaksi di akhir-akhir tahun,” pungkasnya.

Seperti diketahui, hingga akhir September 2011 penyerapan anggaran pemerintah baru tercapai 54,4% dari target Rp 717,9 triliun. Hal tersebut mengakibatkan APBN-P 2011 masih mengalami surplus Rp 72 triliun. (red)

Related posts

Dipulangkan Paksa Dari Malaysia, 8 TKI Terlantar di Pelabuhan Kalianget

kornus

Wagub Jatim Harapkan ITS Jadi Pusat Unggulan Inovasi Teknologi Kesehatan

kornus

Sukoto : Muscap DPD PD Surabaya Tak Sesuai Nilai-Nilai Demolrasi

kornus