KORAN NUSANTARA
ekbis Headline Nasional

BNPB Mulai Bangun Hunian Sementara bagi Korban Banjir di Aceh

Banda Aceh, mediakorannusantara.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi bahwa pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana banjir di Provinsi Aceh mulai dilaksanakan.

​Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa langkah awal pembangunan dilakukan di Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie. “Pembangunan di Pidie sudah dimulai untuk mengakomodasi 12 keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir,” ujar Abdul Muhari di Banda Aceh, Rabu (17/12).

​Perluasan Pembangunan Huntara

​Selain di Pidie, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dan Gayo Lues juga telah mengusulkan pembangunan serupa. Saat ini, BNPB tengah melakukan pengkajian mendalam terkait lokasi dan status kepemilikan lahan di kedua wilayah tersebut.

​Abdul Muhari menekankan pentingnya dua syarat utama dalam pemilihan lokasi huntara:

​Keamanan Zona: Lokasi harus dinyatakan aman dari risiko bencana susulan, seperti banjir susulan maupun tanah longsor.

​Legalitas Lahan: Lahan harus merupakan milik pemerintah daerah atau memiliki status hibah/pinjam pakai yang jelas untuk menghindari sengketa hukum di masa depan.

​”Huntara ini bertujuan memindahkan penyintas dari posko pengungsian ke tempat tinggal yang lebih layak, sembari menunggu pembangunan hunian tetap (huntap) selesai,” tambahnya.

 

​Update Data Korban dan Pengungsi

​Berdasarkan data terkini per Rabu (17/12), total korban jiwa akibat bencana di wilayah Sumatera mencapai 1.059 jiwa. Berikut rincian sebarannya:

​Aceh: 451 jiwa (bertambah 2 orang hari ini).

​Sumatera Utara: 364 jiwa (bertambah 4 orang hari ini).

​Sumatera Barat: 244 jiwa.

​Sementara itu, jumlah pengungsi secara keseluruhan mulai menunjukkan tren penurunan. Saat ini tercatat sebanyak 588.226 jiwa, berkurang sekitar 17.814 jiwa dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai 606.040 jiwa.

​Pengungsian Terpadu

​Sembari menunggu kesiapan huntara, BNPB terus mempercepat pendirian titik pengungsian terpadu. Langkah ini diambil untuk mengonsolidasikan logistik dan memastikan distribusi bantuan, baik pangan maupun non-pangan, dapat tersalurkan dengan lebih efektif dan merata kepada seluruh korban. ( wa/ar)

Related posts

Generasi Muda Islam Harus Mampu Meneladani Ajaran Cinta Tanah Air KH Wahab Chasbullah

kornus

Suko Widodo : Sedekah Posting Bisa Ubah Kebiasaan Para Milenial

kornus

Pegawai PDAM Diwajibkan Bersertifikasi Kompetensi Bidang Air Minum

kornus